Categories BudayaHinduNasional

DR. SHRI ARYA WEDAKARNNA PUJI UMAT HINDU BANYUWANGI YANG MEMBANTU SEMETON BALI

BERTEMU SEMETON ASAL BALI DI PULAU MERAH BANYUWANGI JAWA TIMUR

SATYAGRAHA- Senator RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (MTru), M.Si usai menghadiri acara Melasti di Pura Tawang Alun Pulo Merah Pancer Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi sebagai pendharma wacana menerima semeton asal Bali yakni Ketut Pastiada yang mengadukan keluh kesahnya kepada pemimpin nya, ia mengatakan dirinya sangat nyaman tinggal di Banyuwangi karena menurutnya umat disana sangat baik terhadap dirinya bahkan pihaknya di sedikan lapangan pekerjaan dan juga pekerjaan yang layak terhadap dirinya, ia yang pada saat itu di pertemukan oleh salah satu pengurus The Hindu Center Of Blambangan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya karena sudah berkenan menerima dirinya beserta anak-anaknya. Pada kesempatan itu ia pun menyampaikan bahwa dirinya mengalami masalah surat pindah domisili karena di kedinasan buleleng masih menolak dirinya untuk mengurus surat pindah domisili di karenakan tidak mempunyai surat keterangan sudah menikah padahal ia katakan bahwa dirinya sudah menikah secara adat di Desa Adat Babahan yang ada di Buleleng, tetapi ia sampaiakan saat ini dirinya mengalami kesulitan yang menyebabkan anak-anaknya kesusahan dalam mengurus setiap urusan, karena sudah bertahun-tahun dirinya tidak mempunyai KTP dan juga kartu keluarga. Maka pada kesempatan yang berbahagia itu dirinya meminta petunjuk untuk kepastian dirinya, karena menurut sumber yang ia katakana dirinya sudah pernah pulang ke kampung halamannya untuk mengurus permasalahan tersebut tetapi hasilnya nihil dan ia pun merasa putus asa karena sudah bertahun-tahun ia tidak memiliki kepastian yang jelas terkait dengan administrasi domisili dirinya. Menyikapi hal tersebut Dr. Arya Wedakarna MWS III selaku Anggota DPD RI Utusan Provinsi Bali yang salah satunya membidangi bidang Kesra (kesejahteraan masyarakat) menerima aspirasi semetonnya itu, pihaknya mengatakan hal tersebut harus di cari akar permasalahannya karena secara prinsip tidak boleh ada diskriminasi terhadap siapapun karena semua Warga Negara Indonesia memilik Hak Asasi Manusia Sipil, tetapi dalam hal ini ia tidak menyalahkan pihak manapun, karena pasti ada hal yang masih tidak sesuai dengan tata acara administrasi Negara, dan menanggapi hal tersebut ia akan menindaklanjuti permasalahan yang di alami oleh semetonnya itu, karena kalau berada di sebuah provinsi dan tidak mempunyai data domisili sama saja itu tidak terdata di catatan negara.’’Saya akan tindak lanjuti hal ini, dan saya bangga sejauh ini umat hindu Banyuwangi sudah sangat baik memperlakukan sesama umatnya, biarpun berasal dari Bali,  ini Saya rasa merupakan contoh yang baikbagi kita sesama umat Hindu, karena kita sudah menanamkan Tat Wam Asi itu sendiri, yang di ajarkan oleh kitab suci Weda,’’ungkap President Hindu Center Of Indonesia itu saat menerima aspirasi semetonnya yang berasal dari Bali. Sambungya juga menyikapi hal yang di sampaikan oleh semetonnya itu, patut menjadi sebuah perhatian oleh Pemerintah Provinsi Bali, karena dengan apa yang ia dapat dari keluh kesah yang disampaikan kepada dirinya, Bali tidak semua mendapatkan kesejahteraan yang merata, maka dengan itu ia menyarankan agar Pemerintah Provinsi Bali maupun Pemerintah Daerah Bali bersinergi agar menuntaskan dan meratakan kesejahteraan seluruh rakyat Bali. Di akhir ia juga menyarankan nantinya pihaknya agar segera ke Bali untuk mengurus masalah yang ia alami dan akan di damping oleh bagian dari DPD RI agar cepat diproses dan masalahnya selesai.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *