Categories BudayaNasionalSatyagraha

GUSTI WEDAKARNA DUKUNG BALI TUAN RUMAH BALI OPEN INTERNATIONAL KUNGFU CHAMPIONSHIP 2018

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWI III bersama Atlet Wushu International KUNGFU Championship 2018  di Istana Mancawarna Tampaksiring

TERIMA AUDIENSI PENGURUS YAYASAN GARUDA DEWATA DI ISTANA MANCAWARNA TAMPAKSIRING

Keyakinan atas rencana Yayasan Garuda Dewata Wushu Bali membuat gebrakan  ditahun 2018 kini kian terlihat , hal tersebut dapat dilihat saat Pengurus Yayasan Garuda Dewata Wushu Bali diterima oleh Senator Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia  yang membidangi pemuda dan olahraga Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE (Mtru),MSi di Istana Mancawarna Tampaksiring Gianyar Bali untuk beraudiensi dan meminta masukan. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Agus Wijaya (Ketua Umum Yayasan Garuda Dewata Wushu Bali) Andre Tios (Humas). Melalui Agus Wijaya, dirinya berterima kasih atas waktu luang yang diberikan Gusti Wedakarna untuk dapat menerima kedatangan Yayasan Garuda Dewata guna beraudiensi. Ia juga mengungkapkan “ bahwa dirinya bersama Yayasan Garuda Dewata sengaja hadir untuk mendiskusikan dan meminta masukan kepada Gusti Wedakarna tentang rencana  pergelaran Bali Open International Kungfu Championship 2018 yang akan diselenggarakan desember 2018 mendatang. Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan diikuti oleh 1000 orang perserta dari berbagai daerah dengan tujuan untuk menjaring atlet-atlet terbaik untuk mewakili kontingen Indonesia yang nantinya akan berlaga di kejuaraan tingkat Internasional. Tidak hanya itu,kegiatan ini juga akan dikolaborasikan dengan konsep kepariwisataan yang nantinya menjadi brand kompetisi yang tidak hanya berbicara pada kompetisi saja akan tetapi bagaimana juga dapat memperkenalkan pariwisata dan budaya Bali bagi setiap peserta dan undangan.” Ungkap Agus. Menanggapi penyampaian tersebut, Gusti Wedakarna sangat mengapresiasi atas gagasan konsep program yang ditawarkan Pengurus Yayasan Garuda Dewata.Menurutnya selain menunjang potensi atlet muda Bali,tentunya kegiatan ini juga nantinya dapat menunjang devisa Bali dari sektor kepariwisataan. Ia juga melihat bahwa olahraga wushu merupakan salah satu wadah cabor yang melahirkan atlet-atlet terbaik nantinya. Dan selaku bagian dari perwakilan Bali yang menduduki Komite III Bidang Pemuda dan Olahraga, tentunya mendukung kegiatan ini, mengingat, even ini merupakan salah satu upaya bagi kita melakukan pembinaan terha­dap Cabor di Bali dan para generasi muda kita  harus menjadi tonggak sejarah untuk meraih serta meningkatkan capaian prestasi maksimal. Saya kira peluang itu ada tinggal tergantung bagaimana cara mengolah atlet kita di Bali agar berdaya saing tinggi yang nantinya mampu membawa nama Bali maupun Indonesia baik dikancah nasional hingga internasional.”Kata Gusti Wedakarna Selain itu, politisi termuda asal Bali tersebut juga berharap bahwa perlu adanya kesiapan Pemerintah Daerah untuk membantu dan mengokomodir kepentingan penyelenggara lokal baik rencana kesiapan maupun sarana prasarana  yang tentunya dibutuhkan jelang persiapan rencana pergelaran akbar tersebut, “Ini adalah bagian dari etalase Bali , bagaimana melalui pergelaran ini kita mampu menunjukkan  Bali sebagai barometer yang siap tampil dalam menggelar setiap kompetisi akbar apapun salah satunya  Bali Open International Kungfu Championship 2018  ini.” Pungkasnya

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *