Categories Nasional

SHRI ARYA WEDAKARNA MINTA KISRUH BIAYA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS UDAYANA DISELESAIKAN INTERNAL

KUNJUNGAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Usai Acara Lembaga Negara DPD RI di Universitas Borneo Tarakan

SENATOR KUNJUNGI PURA PADMABHUWANA NUSANTARA KALIMANTAN UTARA

Ribut – ribut aksi mahasiswa Universitas Udayana ( UNUD ) yang memprotes  terkait dengan Uang Kuliah Tunggal ( UKT ) dan Sumbangan Pengembangan Instansi ( SPI ) akhirnya ditanggapi oleh Senator RI Utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang anggota Komite III Bidang Pendidikan Tinggi DPD RI. Ditemui disela sela pertemuan Komite III di Universias Borneo Tarakan di Kalimantan Utara. Dalam pandangan Senator Arya Wedakarna ( AWK ) permasalahan di Unud ini bisa diselesaikan secara internal dan diplomasi serta dapat segera diselesaikan agar tidak melebar. “Saya menghargai upaya mahasiswa Unud untuk memasang Baliho dan berdemonstrasi terkait dengan keberatan mereka terhadap biaya kuliah di Unud. Itu wajar dan itu hak mahasiswa, karena Unud adalah lembaga milik negara dibawah Kemenristekdikti. Namun begitu, mahasiswa juga harus memahami bahwa nama baik kampus dipertaruhkan jika aksi ini melebar dan dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab. Saya rasa ada saluran yang tersumbat,  dan komunikasi yang tidak sinkron. Disatu sisi saya kritik juga kebijakan terkait dengan UKT dan SPI di Unud. Seharusnya biaya pendidikan diperguruan tinggi negeri bisa lebih murah dibanding di PTS. Jangan lupa Unud dulu didirikan oleh Presiden Sukarno pada tahun 1962 bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan untuk menjadikan PTN sebagai industri pendidikan. Saya minta segera diselesaikan masalah ini secara internal.”ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga mantan Rektor Universitas Mahendradatta ini. Lalu apa tindakan  yang akan diambil oleh dirinya sebagai Senator RI terhadap kasus ini ? “Tentu kami memiliki pandangan terhadap  kinerja Unud  dan pejabatnya. Ini akan jadi bahan evaluasi kami untuk kepemimpinan berikutnya. Kita akan monitor semua terutama agar masalah ini bisa diselesaikan dengan bijak. Disini kepemimpinan Unud akan diuji bahwa memimpin PTN ini sangat sulit dan penuh dinamika. Saya rasa ada pola komunikasi yang kurang sehat sehingga muncul masalah ini. Nanti jika dianggap perlu, saya selaku komite III akan turun ke Unud. Urusan kai DPD RI tentu dengan Kementrian Ristekdikti. Kita lihat nanti. “ungkap Gusti Wedakarna. Selain membahas tentang dunia pendidikan tinggi dan kesehatan, selama di Kalimantan Utara, Senator AWK juga menyambangi Pura Agung Giri Jagatnatha di Tarakan, Kaltara dan bertemu dengan sejumlah umat Hindu dan pengurus PHDI setempat. “Pura ini telah ditetapkan oleh PHDI sebagai Padma Bhuwana Nusantara, pura ini menjadi Pura dan simbol Hindu yang paling utara di Indonesia Tapi sayang selama ini minim perhatian dari pemerintah pusat. Saya minta PHDI, dan Pengempon Pura untuk segera mengajukan bantuan ke Presiden dan Menteri Agama, karena merebut anggaran APBN adalah hak dari umat Hindu. Saya akan bantu memberikan rekomendasi dan semoga bermanfaat bagi umat Hindu di Provinsi termuda di Indonesia ini. “ungkap Shri Arya Wedakarna.  ( Humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *