Categories InternasionalNasional

SENATOR RI INGATKAN TKI ASAL BALI UNTUK TAAT HUKUM INDONESIA MAUPUN LUAR NEGERI

Foto – Anggota DPD RI Utusan Provinsi Bali Bersama TKI Asal Bali Yang Terancam Di Black List Usai Memberikan Masukan dan Wawasan Undang-Undang Kepada Semeton Bali Yang Hendak Bekerja Di Luar Negeri

MENERIMA TKI ASAL BALI YANG TERANCAM BLACK LIST OLEH DIRJEN IMIGRAS DI GEDUNG PERPUSTAKAAN BUNG KARNO RENON DENPASAR

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (MTru), M.Si yang membidangi Bidang Kesejahteraan Rakyat serta Bidang Kependudukan /Tenaga Kerja dan Transmigrasi menerima TKI asal Bali yang terancam Black List oleh Dirjen Imigrasi dikarenakan telah memenuhi unsur pelanggaran TKI Non Prosedural yang sesuai dengan Undang-Undang. Dari informasi yang disampaikan oleh pihak TKI asal Bali yakni (Meliyanti Dewi) bahwa penahanan paspor oleh pihak imigrasi Jimbaran yang bertugas di Bandara Internasional Ngurah Rai dikarenakan saat hendak bekerja ke Turki ia bersama rombongan memakai Visa Holiday bukan dengan Visa Kerja yang sah menurut hukum, sehingga dengan kesalahan itu dari pihaknya yang berjumlah 5 orang itu dibatalkan oleh pihak imigrasi untuk berangkat ke Turki, karena sesuai dengan PP No. 31/2013 Tentang Peraturan Pelaksana UU No. 6/2011 Tentang Keimigrasian yang berlaku yaitu hendaknya setiap TKI yang hendak bekerja keluar Negeri harus memliki dokumen perjalanan yang sah, sehingga Visa maupun surat izin Kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali harus dilengkapi. Maka sehubungan dengan hal itu, dikarenakan telah melanggar UU pihak TKI Asal Bali dan rombongan langsung di mintai keterangan oleh pihak Imigrasi Jimbaran dan paspor yang mereka miliki langsung di tahan oleh pihak imigrasi dan langsung di kirim ke Dirjen Imigrasi Pusat di Jakarta untuk segera di proses. Berdasarkan hal tersebut Dr. Arya Wedakarna selaku wakil daerah khususnya Bali langsung menerima aspirasi TKI Asal Bali yang menyampaikan perihal tentang penahanan Paspor oleh pihak Imigrasi Jimbaran kepadanya, ia pun menyayangkan hal tersebut terjadi, karena menurutnya seharusnya TKI Asal Bali ataupun agen-agen penghubung jangan main-main dengan Hukum Indonesia ataupun Hukum Luar Negeri, karena kalau sudah terjerat hukum maka teramat susah untuk menyelesaikannya apalagi terjerat Hukum Luar Negeri, bisa-bisa masuk jeruji besi, serta ia menyampaikan juga bagi agen-agen penyambung TKI harus memiliki legal standing yang sah, jangan sampai nanti pihak TKI asal Bali yang awalnya niatnya baik untuk mencari nafkah untuk semetonnya di Bali jadi korban, dan bahkan yang harus dihindari jangan sampai nanti agen-agen penyambung dapat di pidanakan dengan unsur tindakan perdagangan orang,’’Tandas Arya Wedakarna MWS III selaku Anggota DPD RI. Kedepan ia mengingatkan kepada para TKI asal Bali untuk mengantungi izin kerja terutama Visa Kerja yang sah dan sesuai dengan Prosedur, walaupun secara birokrasi memakan waktu lebih lama dan biaya lebih tinggi tidak masalah, yang terpenting tidak melanggar Hukum Indonesia ataupun Hukum Luar Negeri agar dapat selamat di Negeri orang, ’’Saya mengingatkan kepada TKI khususnya yang berasal dari Bali untuk tidak sesekali berangkat dengan Visa Holiday kalau mau kerja di Luar Negeri, dan jangan termakan bujukan atau rayuan manis oleh agen yang tidak sah atau seseorang yang mengaku penghubung. Sudah banyak TKI tertipu yang masuk ke meja kerja Saya dan ada yang berakhir dipenjara atau detensi, maka Saya ingin semeton Bali yang hendak bekerja ke Luar Negeri Be Smart,’’Tegas Dr. Arya Wedakarna saat menerima TKI Asal Bali yang tercancam Black List itu. Tetapi syukurlah atas bantuan Senator RI Dr. Arya Wedakarna yang bertugas di Senayan Jakarta, pihak Dirjen Imigrasi Jakarta Pusat berkenan membantu mengembalikan paspor TKI asal Bali itu tetapi dengan sejumlah catatan yang harus dilengkapi, ia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi TKI asal Bali untuk lebih berhati-hati dan jangan bermain-main dengan hukum, selain itu ini juga menyangkut jati diri sebagai orang Bali, jangan sampai nama baik Bali di Dunia Internasional cedera hanya karena disebabkan hal-hal kecil.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *