Categories BudayaHinduSatyagraha

WEDAKARNA MINTA ORANG TUA DI DESA MULAI PERCAYA KEPEMIMPINAN ANAK MUDA

STT – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Di Acara STT Eka Karya Tegalalang Gianyar

RIBUAN MASYARAKAT SAMBUT SENATOR RI DI PEREAN PUPUAN TEGALALANG

Kurangnya kepercayaan orang tua terhadap pemimpin pemimpin muda di Desa dikhawatirkan akan menghambat kaderisasi dan regenerasi akan bidang kepemimpinan di Bali, khususnya jika dikaitkan dengan eksistensi Hindu dan budaya Bali. Demikian diungkap oleh Senator DPD RI utusan Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membuka acara Hari Jadi STT Eka Karya Br. Perean, Desa Pupuan Tegalalang Gianyar. Dihadapan para pejabat desa dinas dan desa adat serta ribuan masyarakat adat yang hadir, Senator Arya Wedakarna terus memompa semangat anak – anak muda Desa untuk jengah lan metangi. “Bung Karno itu sangat mencintai anak anak muda, dan selalu megingatkan bahwa masa depan bangsa Indonesia ada ditangan anak mudanya. Dan nilai nilai itu yang harus kita gali khususnya bagaimana melindungi desa dari serbuan budaya asing, meningkatkan kedaulatan  politik orang desa serta memakmurkan orang desa. “Saya minta desa adat di Bali harus waspada dengan Gerakan Radikalisme berkedok agama. Ngiring selektif terhadap tamiu atau pendatang, terlepas orang Bali harus terbuka dan ramah, tapi wajib hukumnya menanamkan rasa curiga. Jangan lupa, Bali pernah jadi korban Bom Bali I dan II, dan Bali sebagai minoritas ini masih terus terdiskriminasi, baik dari produk politik, politik kebijakan atau politik anggaran. Makanya saya minta, orang tua di Desa harus gandeng anak muda untuk memberantas radikalisme, orang tua didesa harus kasi kepercayaan dan beri panggung pada anak muda didesa. Karena masa depan agama Hindu dan budaya Bali ada ditangan kaum muda. “ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan kegiatan STT Eka Karya, Senator Arya Wedakarna mengapresiasi bahwa STT ini mampu membuat acara yang besar namun dengan sederhana. “Saya minta kepada seluruh Perbekel di Bali, agar membagi sebagian anggarannya bagi dana desa dari pusat maupun dana desa dari APBD untuk mensubsidi kegiatan STT dan Karang Taruna. Jangan pelit pelit terhadap anak anak muda di Desa. Di Bali ini banyak perbekel baru mendekati anak muda menjelang pemilihan Pilkades, tapi setelah duduk lupa memperhatikan mereka. Saya minta, jangan sampai kegiatan STT di Desa di Bali menjadi Vakum, kalau sampai vakum, jangan pilih lagi sebagai perbekel berikutnya. Saya ingatkan, karena berkegiatan, anggaran untuk STT adalah hak dari anak muda Bali. Disatu sisi pengurus STT jangan membe, jangan pasif, jangan pasrah. Hanya STT yang hebat yang bisa bergerak dan bergerak. Saya akan monitor seluruh STT diseluruh Bali melalui Forum STT. Kita akan dorong STT yang maju dan berdaulat. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga anggota Komite III DPD RI Bidang Pemuda dan Olah Raga ini. Sejumlah program pemberdayaan STT akan disiapkan oleh Senator RI Arya Wedakarna ditahun 2018 / 2019 ini diantaranya pembagian Kitab Suci Hindu Bhagawad Gita,  Penyebaran Sound System Otomatis untuk Tri Sandya, termasuk mendorong turnamen olah raga di Desa Desa. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *