Categories BudayaSatyagraha

GUSTI WEDAKARNA AJAK SELURUH KRAMA HINDU UNTUK METANGI PERKUAT KEDAULATAN BALI LEWAT EKONOMI

Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Pengusaha Hindu Bali di acara Penganugerahan Sertifikat Sukla Di Istana Mancawarna Tampaksiring

HADIRI ACARA PENGANUGERAHAN SERTIFIKAT SUKLA DI ISTANA MANCAWARNA TAMPAKSIRING

Tepat 3 tahun pasca didirikannya Gerakan Sukla Satyagraha oleh Anggota Komite III DPD RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Swargi Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa, kini Gerakan Sukla Satyagraha sebagai lembaga moral yang mengokomodir pelaku bisnis krama Bali untuk bersatu dalam menjaga kedaulatan Bali, terus menerus melakukan ekspansi besar-besaran keseluruh Bali. Hal ini dapat dilihat atas respons yang sangat antusias diberikan oleh para pengusaha Hindu Bali dan terbukti Gerakan Sukla Satyagraha dibawah kepemimpinan I Wayan Widianyana kembali mengumpulkan ratusan kalangan pengusaha Hindu di Istana Mancawarna Tampaksiring untuk menerima langsung penghargaan  dari Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III sebagai bentuk apresiasi atas inisiasi dan konsistensi yang dilakukan krama Hindu Bali dalam menciptakan dan mempertahankan lumbung ekonomi Bali. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Baik Provinsi Maupun Kabupaten/Kota yang diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Bangli, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Gianyar. Pada kesempatan tersebut, dalam pidatonya Gusti Wedakarna  menyampaikan “ bahwa sejarah lahirnya Gerakan Sukla Satyagraha ini merupakan amanat dari (Swargi) Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa ( Ketua Dharma Adhyaksa PHDI PUsat ) yang ditandai dengan pendandatangan prasasti di Candi Prambana saat 2015 silam bertepatan saat peresmian Sanggar Pamujaan Prambanan di Jawa Tengah, beliau memberikan perintah kepada saya bahwa Gerakan Satyagraha yang berasal dari Weda dan sempat dilakoni oleh Ratu Jodha dan Mahatma Gandhi, harus dilanjutkan. Sebagai seorang warih ksatria yang mana bedasarkan rentetan sejarah dan filosofis seorang ksatria harus tunduk dengan perintah seorang Brahmana, tentu saya sebagai orang yang juga menjunjung tinggi ideologi dari ajaran Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa wajib untuk melaksanakan amanat tersebut apalagi dengan beban moral saya sebagai anak muda Hindu  dan putra Bali.” Ungkap Wedakarna Ia juga menjelaskan, bahwa dalam konsepsi kebangsaan, ekonomi satyagraha juga dirasa selaras dengan konsep Tri Sakti Bung Karno yakni Berdikari dalam bidang ekonomi. Saya pikIr, tidak masalah umat Hindu punya indetitas dan konsep sendiri atas gerakan ekonominya, yang penting tidak mengganggu kelompok lain, dan tujuannya adalah membuat semuanya “metangi. Saya melihat gerakan ini cukup diterima dengan baik oleh krama kita di Bali, bahkan dengan sejumlah laporan yang disampaikan Ketua umum saya sangat apresiasi dengan perjuangan yang dilakukan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi, mengingat sejauh ini bedasarkan laporan terhitung jumlah anggota yang tergabung hampir mendekati angka ribuan.  Selain itu, Gusti Wedakarna juga menyampaikan dirinya sangat yakin bahwa ratusan krama yang hadir disini merupakan calon pengusaha yang sukses. Akan tetapi, tentu dalam usaha yang kalian jalankan, semeton harus yakin dulu dan konsisten serta memiliki target atas usaha yang tengah dijalankan. konsistensi merupakan kunci dalam menentukan langkah dan strategi untuk menjadi pengusaha sukses dan handal sama seperti pengusaha-pengusaha Bali yang saat ini sukses dalam menjalankan bisnisnya. Betapapun cemerlang ide-ide kreatif yang dihasilkan, tidak akan bernilai jika semeton tidak konsisten dan fokus. Saya minta kepada seluruh Semeton agar tetap konsisten dan memiliki target bagaimana usaha yang nantinya semeton  jalani memiliki cabang-cabang diseluruh Bali sehingga nantinya cabang usaha tersebut juga dapat membantu Krama Hindu kita di Bali dengan memberikan peluang-peluang lapangan pekerjaan bagi mereka sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun kedaulatan Umat Hindu di Bali” Kata Wedakarna. Sebelum meninggalkan acara, Gusti Wedakarna didampingi perwakilan Pemerintahan Daerah menyempatkan diri untuk memberikan sejumlah penghargaan kepada para pengusaha yang hadir pada kesempatan tersebut.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *