Categories BudayaNasional

SENATOR WEDAKARNA MINTA PEMKAB/KOTA SEBALI HIDUPKAN UNIT MARCHING BAND

KUNJUNGAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Pimpinan MB Unud dan Panitia MB Unud di GOR Ngurah Rai Bali

SAKSIKAN MB BUMI BUNG KARNO PEMKOT BLITAR DI LANGGAM UNUD

Ada yang unik disampaikan Senator DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyaksikan undangan panitia kompetisi  marching band terbesar di Bali yakni Langgam Indonesia yang ke -31 yang dihelat oleh MB Univ Udayana  yakni seharusnya pemerintah kabupaten / kota di Bali kembali menghidupkan unit Marching Band guna menggali potensi generasi muda, sebagaimana halnya dicontohkan oleh Pemkot Blitar Jawa Timur yang ikut berlaga di Langgam Indonesia 2018 ini. Menurut Senator RI Arya Wedakarna, bahwa jika ada unit Marching Band di tiap Kabupaten / Kota, maka setidaknya bisa meningkatkan kualitas kepemimpinan didaerah, mengingat unit MB sudah menjadi stempel baik dari citra pemerintahan didaerah. “MB itu kegiatan ekstrakurikuler yang hebat di sekolah dan juga UKM potensial ditingkatan PT. Berbanggalah jika ada sekolah / PT yang bisa konsisten memiliki unit MB, seperti SMA 1 Payangan, SMA 1 Denpasar, SMP 1 Singaraja. Unud dan Univ Warmadewa. Ini bagus sekali, dan jelas level lembaga akan bertambah baik dengan adanya MB ini. MB ini bisa membentuk karakter kebangsaan untuk anak muda, karena mereka bisa jadi garda terdepan dari nilai nilai nasionalisme dan karakter patriotisme. Ya saya harap ide ini segera terealisasi. “ungkap Senator Arya Wedakarna. Iapun menyarankan agar pemerintah kabupaten /  kota di Bali bisa meniru Pemkot Blitar yang dikenal sebagai bumi Bung Karno,  secara konsisten membina Grup Marching Band yang difasilitasi oleh Pemkot Blitar. “Ya harusnya malu ya pemerintahan di Bali, kita tidak punya grup Marching Band yang internasional. Kalah dengan Jember, Blitar dan Bontang. Tergantung visi Bupati / Walikota nya sih. Kalau mereka tidak pernah gaul ya jangan harap bisa muncul ide ide bagus. Padahal dengan adanya Grup MB, artinya bisa dipakai pemerintah saat hari hari besar nasional, saat ulang tahun Kota / Kabupaten, saat ada festival. Disamping dihadapan masyarakat kan keliatan keren ya. Karena grup MB ini adalah grup yang wibawa, walau memang agak mahal. Tapi  bisa diselesaikan dengan APBD. Jadi salut dengan Kota Blitar, pemimpinnya benar benar Sukarnois, tidak asal teori. Semoga tahun depan bisa ikut lagi. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center. Terhadap eksistensi acara Langgam Indonesia yang helat oleh UNUD, Senator Arya Wedakarna menyatakan bahwa MB Unud sudah menjadi legenda hebat tidak saja di Bali tapi juga di Indonesia. “Masyarakat Bali harusnya berterimakasih pada MB Unud karena citra Bali dibidang pendidikan khususnya UKM ini sudah diharumkan oleh MB Unud. Mereka pernah tampil diluar negeri dan sayang sekali masih minim perhatian. Saya minta kepada Rektor Unud untuk bisa mengalokasikan dana maksimal untuk MB Unud ini, dan jangan setengah setengah membina MB. Begitu juga dua wilayah di Bali yakni Badung dan Denpasar  yang mana Unud memiliki kampus di Jimbaran Badung dan Sudirman Denpasar, harusnya juga berkontribusi. Semoga perjuangan MB Unud mendapatkan perhatian. Saya selaku anggota DPD RI yang membidangi bidang dikti, budaya, seni dan pemuda harus mengingatkan eksekutif agar lebih peduli. Sukses untuk MB Unud. “ungkap Shri Arya Wedakarna yang alumni SMA Negeri 1 Denpasar. (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *