Categories Nasional

SHRI ARYA WEDAKARNA MINTA RS NYITDAH SEGERA BEROPERASI DAN PENUHI SYARAT LAYANI BPJS

Kunker – Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Kunjungan Kerja Ke Rumah Sakit Nyitdah Tabanan 

SENATOR RI KAGET TEMUKAN JUMLAH TENAGA KESEHATAN MELEBIHI PASIEN

Senator DPD RI utusan Provinsi Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar benar kaget melihat jumlah pegawai dan tenaga kesehatan di RS Nyitdah Tabanan yang lebih banyak menganggur ketimbang melayani pasien. Walaupun memiliki Gedung megah dan berada diareal yang luas, tapi kondisi secara umum RS Nyitdah cukup memprihatinkan, terutama jika mengingat status rumah sakit yang belum tuntas sebagai “Rumah Sakit”. Ini sampaikan oleh Senator Arya Wedakarna ( AWK ) disela sela meninjau RS yang digadang – gadang menjadi salah satu terbesar di Kawasan Barat Bali ini. Disambut oleh jajaran Pimpinan RS Nyitdah dan pejabat Dinas Kesehatan, Senator Wedakarna yang juga anggota Komite III Bidang Kesehatan, juga berkesempatan melakukan komunikasi dengan sejumlah tenaga kesehatan dan staf yang ditemui. “Dari dulu masyarakat luas sudah banyak mendengar banyak masalah dan kasus mendera RS Nyitdah ini. Dan kami dari DPD RI Bali ingin melihat langsung bagaimana RS Nyitdah yang sebenarnya. Dan ternyata memang cukup banyak ada masalah disini terutama masalah belum diberdayakannya staf dan tenaga kesehatan yang ada disini. Mungkin perlu dapat rekor ya, ada RS milik pemerintah belum buka secara umum, tapi sudah menerima ratusan staf dan tenaga yang kini banyak menganggur. Semoga saja proses rekrutmennya jujur. Saya juga tadi tanya bagaimana proses rekrutmennya seperti apa, kita catat semua. “ungkap Shri Arya Wedakarna. Terkait dengan infrastruktur RS Nyitdah, sebenarnya menurut DPD bahwa RS ini bisa menjadi alternative bagi Kawasan Bali Barat untuk bisa terpenuhi pelayanan kesehatannya. “Saya ini kalau sudah urusan membangun RS, Sekolah, Pasar, Air, Listrik, Jalan harus kita dukung, karena itu adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dan saya harap jika beroperasi RS Nyitdah ini mampu menjadi RS yang membantu masyarakat dari Kawasan  Pupuan, Selemadeg Timur, Tengah dan Barat, bahkan mungkin dari wilayah Jembrana Timur. Tadi saya periksa perlengkapannya cukup bagus, walau ada beberapa Gedung yang belum selesai disana sini. Ya sekarang kita focus agar RS ini bisa beroperasi, jika memungkinkan di 2018 ini. “unngkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Senator RI juga mendapatkan penjelasan terkait dengan rencana sinergi RS Nyitdah ini dengan RS Tabanan yang sedang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten dan DPD RI menyarankan agar RS Nyitdah segera memenuhi syarat agar RS ini bisa melayani BPJS. “Kenapa RS ini sepi, karena belum maksimal dalam pelayanan. Salah satu yang bisa membantu RS ini survive dan memaksimalkan pelayanan kan progam BPJS dan berjuanglah agar RS Nyitdah bisa menjadi RS peserta BPJS, tentu syarat syaratnya harus dipenuhi dulu. Saya siap memberikan rekomendasi resmi dan silahkan urus dengan BPJS. Kalau sudah melayani BPJS, logikanya RS Nyitdah ini akan diserbu masyarakat. Jadi fix kan dulu masalah BPJS ini. “ungkap Shri Arya Wedakarna. Sebelum meninggalkan lokasi, Senator Wedakarna juga mengkhawatirkan kondisi SDM tenaga kesehatan jika terlalu lama dibiarkan tidak melayani pasien. “Setahu saya tenaga kesehatan itu kan harus practice terus ya. Ilmu tenaga kesehatan kan harus dipraktekkan setiap saat, dan jika terlalu lama menganggur maka keahliannya bisa berkurang, apalagi kalau menganggurnya bertahun tahun. Demi Tabanan yang berdaulat saya minta agar segera RS Nyitdah ini beroperasi. Kasian juga kualitas Gedung banyak kosong dan khawatirnya keropos dan bisa menjadi temuan BPK dan bermasalah hukum. Saya minta Pemkab Tabanan dan Manajemen RS Nyitdah serius menangani hal ini. Kita DPD RI akan mendukung maksimal. “pungkas Shri Arya Wedakarna yang Senator Termuda dari Bali ini. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *