Categories Internasional

WEDAKARNA DUKUNG TEMBAK DITEMPAT UNTUK AKSI JAMBRET DAN COPET DIKAWASAN WISATA

SEMINAR -Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama AKP. Teuku Ricki Fadlianshah,SIK ( Kapolsek Kuta ) dan Jajaran di Mapolsek Kuta Badung

SENATOR BERTANDANG KE MAPOLSEK KUTA TERKAIT ASPIRASI MASYARAKAT

Seluruh pihak, termasuk lembaga negara DPD RI mendukung terlaksanakan kegiatan dunia yang akan diadakan di Bali yakni Pertemuan Tingkat Tinggi IMF dan World Bank Tahun 2018 yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Berbagai pembangunan infrastruktur yang dibantu APBN yakni penataan TPA Suwung, pembangunan underpass Airport Ngurah Rai dan perluasan area parkir Airport Ngurah Rai Tuban seyogyanya didukung oleh semua pihak, termasuk dijadikannya Garuda Wisnu Kencana ( GWK ) sebagai venue untuk ajang pembukaan IMF World Bank Summit. Tidak itu saja, masalah keamanan juga menjadi perhatian dari Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terutama dikawasan pariwisata di Kuta. Hal ini disampaikan saat Senator Arya Wedakarna bertemu  AKP. Teuku Ricki Fadlianshah,SIK ( Kapolsek Kuta ) dengan jajaran Polsek Kuta Badung. Sejumlah hal disampaikan oleh Senator Wedakarna dalam kunjungan resmi serangkaian reses DPD RI Masa Sidang Juli – Agustus 2018. “Saya mendukung arahan yang disampaikan oleh Kapolri terkait dengan ditingkatkannya pelayanan aparat Polri di Bali khususnya menjaga kondusivitas keamanan saat acara IMF World Bank. Salah satunya adalah penanganan jambret atau copet yang marak terjadi dikawasan hukum diwilayah Kuta. Ini  menjadi perhatian kita semua, bahwa jangan sampai acara dunia ini dicederai dengan aksi kriminal domestik. Saya sudah  mendapat laporan dari Kapolsek dan usaha aparat dijajaran Mapolsek Kuta sangat kami apresiasi. Sudah ada penurunan cukup signifikan dari aksi kriminal jambret dan copet dlm beberapa tahun terakhir. Termasuk saya dukung jika ada tindakan aparat menembak ditempat terhadap aksi copet ini. Semua demi keamanan tamu tamu negara termasuk para wisatawan di Bali.”ungkap Senator Wedakarna. Selain itu, sejumlah hal disampaikan oleh Wedakarna terkait dengan sejumlah program hukum diwilayah Kuta yang akan didukung oleh DPD RI Bali diantaranya 1) Penyamaan visi terkait kinerja Saber Pungli yang diharapkan tidak menyasar kalangan desa adat mengingat program Desa Adat dilindungi oleh UUD 1945, UU Desa dan Perda Desa Pekraman 2) Dukungan agar ada tim gabungan antara staf Imigrasi, Polsek dan Camat tentang maraknya orang asing di Bali yang bekerja illegal menggunakan Holiday Visa. Menurut aspirasi rakyat, banyaknya bocornya sejumlah sweeping diduga dilakukan oleh oknum oknum petugas Imigrasi yang perlu ditindaklanjuti 3) Rencana adanya MOU terkait Money Changer Ilegal ( KUPVA ) antara BI dan sejumlah Desa Adat diwilayah Kuta yang patut didukung oleh aparat, termasuk penanganan penipuan valuta asing 4) Peningkatan kewaspadaan terkait aksi terorisme dan radikalisme diwilayah Kuta, khususnya implementasi dari UU Ormas dan UU Anti Terorisme mengingat Kuta pernah menjadi korban Bom Bali 5) Penanganan kasus penipuan online yang melibatkan WNA Tiongkok termasuk aksi kriminal skimming / pembobolan ATM  6) Penertiban warung warung RW alias penjualan daging anjing demi  tegaknya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali dan citra pariwisata Bali di internasional. Diakhir acara Senator Arya Wedakarna menyerahkan Penghargaan Kepada Polsek Kuta dan diserahkan Pin Bung Karno dari The Sukarno Center Tampaksiring  pada Kapolsek Kuta. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *