Categories Nasional

SHRI ARYA WEDAKARNA DUKUNG ZONA INTEGRITAS BEBAS KKN DILINGKUNGAN PAJAK

KUNJUNGAN –  Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Pimpinan KKP Madya Denpasar di Istana Mancawarna Tampaksiring

SENATOR TERIMA PIMPINAN KKP MADYA DENPASAR DI ISTANA MANCAWARNA

Sebagai wujud dukungan dan teladan dalam zona integritas bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ), Anggota DPD RI Utusan Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima pejabat Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ) Madya Denpasar di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dipimpin oleh I Made Artawan ( Kepala Kantor KPP ) yang putra Bali, mereka menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan bertemu Senator adalah untuk meminta dukungan terkait dengan penilaian dari pusat tentang kinerja kantor pajak madya khususnya di Denpasar sebagai wakil Bali untuk menjadi yang terbaik, selain untuk menjalin komunikasi dengan anggota DPD RI sebagai utusan masyarakat Bali. Secara umum, Senator Arya Wedakarna ( AWK ) mendukung terciptanya situasi kerja yang professional di KPP diseluruh Indonesia, terlebih di Bali yang merupakan etalase Indonesia khususnya dibidang jasa pariwisata. “Saat bertemu dengan Ibu Menteri Keuangan saat peluncuran Pajak 5% UMKM di Sanur beberapa waktu lalu, saya sudah sampaikan masukan masukan terkait dengan pelayanan kantor pajak di Bali. Secara umum sudah bagus, tapi ada concern kita agar kedepan lebih banyak SDM putra terbaik  Bali yang mengisi posisi posisi strategis, selain memang dalam menempatkan SDM di front liner agar lebih banyak mengakomodir staf yang bisa mengadopsi budaya Bali. Jangan menempatkan staf dengan indetitas yang tidak bernuansa Bali. Ini bagian dari pelayanan, termasuk juga staf Bea Cukai di Airport dan dibeberapa titik di Bali. Saya rasa Ibu Menteri sudah memahami. “ungkap Senator Arya Wedakarna. Iapun menilai bahwa target pajak di Indonesia harus ditingkatkan,karena target negara di APBN selalu meningkat. “Dizaman Presiden Joko Widodo ini, ada dua rekor tercipta dalam hal keuangan negara yakni untuk pertama kali APBN kita tembus hingga 2000 Trilyun dan ditahun 2018 ini tidak ada anggaran perubahan ( APBN-P). Saya sebagai pendukung Jokowi pasti mendukung hal ini, apalagi kita melihat arah negara dalam membelanjakan uang pajak memang terfokus pada infrastruktur. Disini tugas KPP diseluruh Indonesia untuk selalu  memperbaiki kinerja agar wajib pajak semakin sadar dan tentu ada kenyamanan dalam berkomunikasi dengan petugas pajak. Ini berdampak sekali, terutama di Bali yang masyarakatnya masih sangat fanatik dengan indetitas ke Bali-an. Saya kira harus banyak penyempurnaan.”ungkap  Gusti Wedakarna yang Sarjana Ekonomi asal Trisakti Jakarta ini. Terkait dengan komitmen bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme ( KKN ), bagi dirinya merupakan hal yang biasa – biasa saja karena itu kewajiban setiap aparat negara dan pejabat yang tertuang dalam sumpah jabatan. “Saya setuju sebagai pejabat negara kita harus menjadi teladan anti KKN. Begitu juga staf dan karyawan lembaga negara termasuk didaerah. Kita harus tegakkan aparat yang bebas korupsi. Selama ini kan jabatan bekerja dikantor pajak selalu indetik dengan lahan basah, indetik dengan kesejahteraan yang tinggi dan juga adanya peluang peluang untuk terseret KKN. Dalam catatan hukum di Indonesia banyak oknum pejabat dan petugas Pajak yang bermasalah hukum. Ini yang harus diperbaiki. Saya setuju, jika masyarakat, krama adat, tetangga dan komunitas juga mengamati kehidupan staf karyawan kantor pajak. Jika dirasa gaya hidupnya berlebihan ya silahkan laporkan, dan nanti dipengadilan bisa dibuktikan dengan pembuktian terbalik. Kasus Gayus yang cukup memalukan sebenarnya bisa dijadikan contoh, bagaimana kepercayaan masyarakat harus terus dijaga oleh kantor pajak. Ini pesan saya, laksanakan semua swadharma dengan sebaik baiknya dan bekerjalah dengan jujur. Kita harus tiru kinerja Presiden kita yang jujur dan transparan. Letak integritas itu ada diketeladanan. “ungkap Senator Arya Wedakarna yng juga Duta Besar WUSME yang berbasis di Republic San Morino ini ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *