Categories Nasional

TIDAK GUGAT HASIL PILGUB DI MK, WEDAKARNA PUJI KENEGARAWANAN WALIKOTA RAI MANTRA

PERTEMUAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama I Gusti  Ngurah Jaya Negara ( Wakil Walikota Denpasar ) di Kantor Pemkot

UU MD3 2018 MEMPERKUAT PERAN DPD RI AWASI KEBIJAKAN OTDA DIDAERAH

Sejumlah sinergi DPD RI Utusan Bali dengan Pemkot Denpasar akan dilaksanakan sehubungan dengan maraknya masukan dan aspirasi terkait pembangunan kota Denpasar yang masuk ke Kantor DPD RI. Kota Denpasar sebagai barometer pembangunan di Bali, memiliki arti penting dihadapan Senator DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, mengingat keteladanan Denpasar dalam penanganan pelayanan publik akan sangat berpengaruh pada kabupaten / kota di Bali. Demikian ungkap Senator Arya Wedakarna ( AWK ) saat  bertemu dengan IGN Jaya Negara ( Wakil Walikota Denpasar ) di Kantor Walikota. Kedatangan Senator termuda asal Bali selain untuk menyampaikan sejumlah program sinergi DPD RI, juga untuk meminta masukan terkait beberapa rencana Rapat Kerja yang akan diadakan dengan SKPD Denpasar. “Hari ini saya datang ke Wakil Walikota untuk meminta masukan terkait masalah di Kota Denpasar yang akan dibantu penanganannya oleh DPD RI Bali yakni masalah pembangunan Tower di Br Tek Tek yang diprotes warga, masalah izin sekolah SMP bernuansa Hindu di Pemogan yang masih belum turun izinnya, masalah rencana pembangunan Dermaga Rakyat ( Pelra ) di Desa Sanur dan Intaran. Selain itu kita sampaikan juga masalah kinerja Satpol PP Denpasar terkait penertiban pedagang di Pasar Wangaya serta kunjungan DPD ke Gedung Sewaka Dharma untuk melihat pelayanan publik. Semua dalam konteks ikut membantu pemerintah Kota Denpasar untuk menyelesaikan masalah  dan memberi solusi. “ungkap Shri Arya Wedakarna. Iapun menyampaikan dengan disahkannya UU MD 3 Tahun 2018 terkait kewenangan DPD RI yang diperkuat, maka sinergi lembaga negara dengan pemerintah kota dan kabupaten akan menjadi semakin kuat. “Kita bersyukur, kewenangan DPD diperkuat, termasuk mengevaluasi kebijakan politik dan publik dan perda di daerah menjadi perhatian kita. Kita akan terus menjalin komunikasi dengan Bupati/ Walikota di Bali, termasuk DPRD agar bagaimana Bali mendapatkan perhatian besar dari pusat baik kebijakan yang pro Bali, pro minoritas dan politik anggaran yang signifikan. Itu goal kedepan. Jadi mari kita singkirkan warna warna politik, semua bekerja demi Bali Dwipa. “ungkap Senator Wedakarna. Usai pertemuan, Arya Wedakarna juga memuji sosok Rai Mantra ( Walikota Denpasar ) sebagai sosok negarawan mengingat dukungannya terhadap Gubernur Bali terpilih menjadi nyata karena tidak ada gugatan ke MK, sehingga pelantikan Gubernur Baru terpilih bisa dilaksanakan sesuai jadwal pada 17 September 2018 di Istana Merdeka. “Terlepas dari persaingan politik di Pilgub Bali 2018, mari kita bersatu kembali demi Bali yang lebih baik. Saya berharap pemimpin di Denpasar mendukung penuh program Gubernur Terpilih, Dr. I Wayan Koster dari PDI Perjuangan, begitu juga kita harus sukseskan Jokowi Dua Periode. Saya ingin semua bersatu, demi pembangunan Denpasar dan pembangunan Bali yang berdaulat. Kita punya musuh bersama yakni kemiskinan,kebodohan, ketertinggalan dan tentu gerakan radikalisme. Ngiring bersatu padu agar Denpasar menjadi yang terdepan.”ungkap Shri Arya Wedakarna. Lalu bagaimana masa depan Denpasar terkait dengan perbedaan warna politik di Pilgub Bali 2018 ?  “Saya tidak mau berandai andai, tapi jika faktanya Denpasar masih memiliki Bapak Jaya Negara yang juga Wakil Walikota Denpasar dan juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bali, saya rasa program pusat untuk Denpasar akan aman. Begitu juga partai partai pendukung satu jalur Joko Widodo di Denpasar masih solid, dan saya yakin Pilkada Walikota Denpasar berikutnya, siapapun calon PDIP masih sangat kuat. Memang akan ada dampak dari diusungnya Rai Mantra tempo hari oleh partai partai yang dianggap oposisi di nasional, tapi tidak berpengaruh banyak. Dengan tidak digugatnya keputusan hasil Pilgub Bali 2018 kemarin oleh pasangan  Rai Mantra – Sudikerta, sudah menandakan situasi politik sudah cair dan kualitas kenegarawanan beliau beliau teruji. Semoga bisa bekerjasama dengan Gubernur Terpilih dan tetap satu jalur”ungkap Arya Wedarkan yang peraih suara tertinggi di Pemilu DPD 2014 untuk Kota Denpsar ini. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *