Categories BudayaNasional

SHRI ARYA WEDAKARNA KOMIT “NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASAROKE “

PEMILU  – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Kapolda Bali dan Bersama Tokoh Bali saat Deklrasi KPUD Bali di Renon

SENATOR DPD RI HADIRI DEKLARASI PEMILU DAMAI OLEH POLDA DAN KPU

Senator DPD RI Utusan Provinsi Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menghadiri dua kegiatan Deklarasi Damai mengawal masa kampanye Pemilu 2019 yang dihelat oleh Polda Bali dan KPU Bali. Dalam acara yang diselenggarakan dalam jangka waktu hampir bersamaan ini, Senator Arya Wedakarna yang juga merupakan calon anggota DPD incumbent / petahanan Peserta Pemilu 2019 memberikan apresiasi kepada Polda Bali yang telah menggagas Deklarasi Damai dengan melibatkan penyelenggara Pemilu baik KPU dan Bawaslu serta calon peserta pemilu baik parpol dan unsur perseorangan. “Memperhatikan pidato dari Kapolda Bali yakni Inspektur Jendral Polisi Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, MM, saya mengapresiasi jika Bali dalam evaluasi pelaksanaan Pilakda Serentak 2018 lalu menempati peringkat nomer 2 terbaik di Nasional setelah Prov Kaltara. Ini prestasi jajaran Polda Bali yang sudah membuktikan perannya dengan baik, dan mari kita dukung lanjutkan prestasi ini di Pemilu 2019 yang dimana rangkaian kampanyenya dimulai pada 23 September 2018 hingga April 2019. Kita sebagai peserta Pemilu juga harus bekerjasama dengan Polri, KPU dan Bawaslu agar Bali dan Indonesia kondusif. Itu sudah moral obligation bagi semua calon dan parpol.”ungkap Gusti Wedakarna. Hal senada juga diungkap oleh Gusti Wedakarna yang juga hadir saat cara Deklarasi Damai yang diadakan oleh KPUD Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, yang dihadiri oleh para Calon Anggta DPD, DPR dan Parpol di Bali. Ia berharap agar KPU dan Bawaslu di Bali menjadi teladan di Indonesia dalam melaksanakan tugasnya hingga proses Pemilu berakhir. “Saya mengucapkan terimakasih atas kinerja KPU periode 2013 – 2018. Beliau beliau telah bekerja dengan baik, dan kini harapan yang sama saya sampaikan kepada Komisioner KPU dan Bawaslu periode 2018 – 2023, mari kita dukung kinerja KPU dan Bawaslu, saya ingin KPU dan Bawaslu di Bali ini menjadi yang terbaik di Indonesia, salah satu caranya adalah dengan mencegah adanya konflik, gugatan pemilu dan juga menjadi keamanan dimasa kampanye sampai hari H. Ini perlu kejasama dengan seluruh caleg, agar jangan hanya gara berbeda pilihan politik, menyebabkan kita terpecah belah. “ungkap Gusti Wedakarna. Ditanya tentang kesiapan dirinya dalam berkampanye, Wedakarna menyampaikan nilai filosophy yang ingin ia usung sembari mendidikan masyarakat Bali. “Ada filosophy Hindu Majapahit yang perlu kita renungkan yakni “Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake. Sekti Tanpa Aji – Aji, Sugih Tanpa Bandha” yang artinya Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan kekuatan kekayaan atau keturunan dan Kaya tanpa didasari kebendaan. “Tiang doakan semoga seluruh semeton Bali yang kini berjuang di Pemilu agar diberikan jalan yang mudah. Laksanakan Pemilu dengan baik dan jujur, masalah menang dan kalah nike urusan garis tangan saja. Jadikan Pemilu sebagai hajatan yang biasa biasa saja dan hadapi dengan kesederhanaan. Siapapun yang terpilih baik di Pilpres, DPD, DPR, DPRD adalah yang tebaik dan semua adalah saudara sebangsa. Semoga Pemilu di Indonesia aman, damai, bebas Hoax, isu SARA dan money politic. “ungkap Shri Arya Wedakarna yang kini tercatat sebagai anggota DPD RI termuda dari Bali yang masih aktif. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *