Categories Nasional

WEDAKARNA BERHARAP PENGACARA LULUSAN PKPA MAHENDRADATTA JADI YANG TERBAIK

ADVOKAT – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS IIIS Bersama Ketua DPC Peradi Denpasar, Dekan Hukum Univ. Mahendradatta, Kaprodi S2 Unmar dan Perwakilan Peserta PKPA di Kampus B Unmar di Renon

SENATOR BERI SAMBUTAN DIHADAPAN 101 CALON ADVOKAT PERADI 

Senator DPD RI Utusan Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyempatkan bertatap muka dengan kurang lebih 101 calon advokat yang tercatat sebagai peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat ( PKPA ) yang dididik di Kampus Universitas Mahendradatta ( d/h Marhaen ). Dalam pelatihan yang diadakan di Gedung  Trisakti Kampus B Unmar dikawasan Niti Mandala Renon ini, Senator Arya Wedakarna ( AWK ) memberikan motivasi kepada calon pengacara Indonesia ini agar menjadi pembela masyarakat yang menjunjung tinggi konstitusi. Tampak hadir I Nyoman Budi Adnyana, SH, MH ( Ketua DPC Peradi Denpasar ), Ni Ketut Wiratny,SH,MH ( Dekan Fakultas Hukum Unmar ) dan  Dr. Erikson Sihotang, SH,MH ( Sekretaris Program Pasca Sarjana S2 Unmar ). Dalam sambutan kehormatannya, Shri Arya Wedakarna memberikan apresiasi atas nama baik PERADI yang telah banyak melahirkan pengacara pengacara hebat di Indonesia dan berharap agar Bali menjadi contoh  teladan untuk kualitas advokat terbaik. “Mulai tahun 2019 direncanakan pendidikan Advokat tidak lagi melalui kursus singkat yang hanya dua bulan, tapi kursus PKPA akan dijadikan program studi setara ( D1 ) di Fakultas Hukum sesuai arahan Kementrian Ristek Dikti. Jadi saudara saudara beruntung, bisa ikut PKPA tahun 2018 ini, karena bisa jadi ini kloter terakhir untuk pendidikan PKPA secara singkat. Kita dukung saja kebijakan pemerintah, tapi saya berharap kerjasama dengan PERADI sebagai organisasi advokat yang terpercaya akan diprioriitaskan. Saya salut kepada Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta yang menjadi tenpat pelatihan PKPA ini. Dan saya dapat laporan bahwa lulusan PKPA Mahendradatta ini paling  banyak presentasi lulus jadi lawyer dan dilantik menjadi Pengacara dari program serupa khususnya di Bali. Tetap pertahankan prestasi ini.”ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga mantan Rektor Universitas Mahendradatta periode 2009-2014 ini. Iapun meminta kedepan bahwa para pengacara khususnya advokat muda untuk menjaga kepercayaan dan integritas yang ada selama menjabat sebagai profesi ini. “Saya minta pada calon pengacara muda untuk menjaga nama baik, kepercayaan klien dan juga hubungan baik dengan institusi Polri, Kejaksaan atau KPK serta instansi pemerintahan. Ini penting, karena letak martabat pengacara itu ada di integritas dan mentalnya. Bela lah masyarakat sesuai dengan aturan dan UU, dan jaga nama baik. Jika itu dilakukan, tanpa promosi pun, masyarakat akan mencari bantuan saudara. Saya ingin Bali terbaik dalam hal SDM Advokat ini. “ungkap Gusti Wedakarna. Lainnya, Senator Termuda dari Bali inipun memberikan wawasan politik terkait dengan sejumlah UU yang masuk prolegnas di Gedung Rakyat DPR dan DPD RI “Saat ini parlemen sedang memproses RUU KUHP yang  baru, dan sedang diajukan sejumlah pasal – pasal baru yang jujur akan sangat detail, baik tentang sejumlah pidana khusus dan baru serta sejumlah pasal tentang kode etik pengacara yang dinaikkan statusnya setingkat UU. Semua masih diperdebatkan,dan tentu masukan dari PERADI akan sangat didengar. DPD RI mendukung asal untuk kebaikan hukum Indonesia. “ungkap Wedakarna, Selebihnya Senator Wedakarna meminta agar pengacara muda di Bali, rajin rajin membela masyarakat tertindas ( kaum marhaen ) secara Probono, mengingat orang Bali percaya bahwa pelayanan akan membuka jalan untuk karir seseorang. Selanjutnya UNMAR dan PERADI masih  membuka Kursus PKPA  Angkatan Terakhir di Tahun 2018 ini yakni Gelombang III yang akan dimulai pada 18 Oktober 2018 di Kampus B Unmar dengan peserta terbatas sampai 50 calon peserta. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *