Categories Internasional

WEDAKARNA TERPILIH SEBAGAI MEMBER “INTERNATIONAL ASSOCIATION OF PARLIAMENTARIAN FOR PEACE”

BUKA PAMERAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Bambang Soesatyo ( Ketua DPR RI ) dan delegasi asing di Hotel Mulia Jakarta

IAPP INDONESIA INAUGURAL CONFERENCE – UPF DI SENAYAN JAKARTA

Senator DPD RI Asal Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menunjukkan kelasnya sebagai politisi nasional yang berwawasan internasional. Pengakuan demi pengakuan atas kinerja Senator Arya Wedakarna ( AWK ) terus disampaikan oleh pihak negara sahabat, terkait kinerja dari politisi senayan termuda dari Bali ini, salah satunya dari organisasi International Association Of Parliamentarian For Peace ( IAPP ) yang berbasis di New York AS dan Seoul Korea Selatan. Hal ini terbukti saat lembaga DPD RI sukses membawa nama bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan IAPP Indonesia Inaugural Conference – UPF di Jakarta. Hadir sejumlah nama nama besar tokoh politik dunia dibawah naungan IAPP yakni Dr Chung Sik Yong ( Chairman UPF Asia Pacific ), Dr Tageldin Hamad ( Vice President UPF Internasional ), Hon. Ek Nath Dhakal ( Minister Of Nepal ), Hon. Bhubaneswar Kalita ( Member Parliament Of India / IAPP India ) dan Ursula Mc Lackland ( Secretary General, UPF Asia Pacific ), Dr Roert S Kittel ( International President Youth and Students for Peace ). Ditemui disela sela pelaksanaan  IAPP Wlcome Banquet, Senator Wedakarna menyatakan bahwa sudah saatnya prinsip prinsip Pancasila untuk kembali direvitalisasi bukan saja untuk warga Indonesia, tapi juga oleh warga dunia, mengingat ajaran ajaran Pancasila masih sangat relevan ditengah situasi dunia kekinian. “Saya mengapresiasi tema konfrensi ini adalah Dissemination Of Five Principles Of Pancasila in Addressing the Critical Challenges of Our Time – The Role of Government, Civil Society, Faith-Based Organizations, Youth an Students. Jika dunia saja sudah mengakui bahwa nilai nilai Pancasila sangat relevan, lalu kita sebagai pemilik ideologi seakan  abai dengan nilai nilai leluhur ini. Disini letaknya peran lembaga negara seperti DPD RI, DPR RI, MPR RI untuk terus menggelorakan nilai nilai consensus bangsa ini. Sekarang tugas IAPP dan UPF ini adalah membawa Pancasila ke the next level yakni ke panggung dunia dan internasional. “ungkap Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. Selebihnya ia juga mengutip sejarah bagaimana Pancasila dibawa oleh Bung Karno dalam setiap kesempatan dipanggung internasional, salah satunya adalah dengan pidato Bung Karno didepan Kongres Amerika Serikat yang sangat menggetarkan dunia. “Bung Karno adalah seorang pecinta perdamaian dan beliau memberikan contoh bagaimana prinsip prinsip Pancasila bisa mempengaruhi dunia global. Secara internal didalam negeri, Pancasila telah berhasil menghindari Indonesia menjadi negara agama tertentu, Pancasila juga pemersatu seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari beragam agama, suku bangsa dan latar belakang. Di tataran dunia, kita lihat bagaimana pengaruh Pancasila dalam perjuangan Asia Afrika hingga munculnya Dasa Sila Bandung melalui Konfrensi Asia Afrika ( KAA ) dan berlanjut ke Non Alignment Movement ( NAM ) hingga CANEFO. Ini semua menginspirasi, dan dizaman milenial ini tinggal kita kemas sehingga Pancasila akan menjadi kekuatan dunia baru. Dan saya berharap dengan terbentuknya IAPP di Indonesia ini, membantu menginternasionalkan Pancasila. “ungkap Gusti Wedakarna. Dalam acara tersebut, dari rilis panitia UPF Asia Pacific,  Senator Arya Wedakarna terpilih sebagai Member dari IAPP Indonesia Officer bersama  sejumlah nama lainnya adalah Eddie Baskoro Yudhoyono ( Demokrat ), Martin Hutabarat ( Gerindra ), Prananda Surya Paloh ( Nasdem ), Desy Ratnasari ( PAN ), Dewi Khalifah ( Hanura ), Abdi Kadir Karding ( PKB ), Dr Evita Nursanty ( PDIP ), Dave Laksono ( Golkar ), Ir Marhany VP Pua ( DPD RI ) dan Prof Farouk ( DPD RI ).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *