Categories Satyagraha

TERIMA PARLEMEN INDIA, WEDAKARNA TEGASKAN HUBUNGAN BUDAYA HINDU INDONESIA DAN INDIA SEMAKIN ERAT

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Hon. Bhubaneswar Kalita ( Member Of Parliament Of India ) di Senayan dan Konsul Jendral India serta President India

SENATOR HADIRI PERINGATAN DUSSEHRA DI KONSUL JENDRAL INDIA

Tokoh Hindu Indonesia yang juga Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menghadiri acara hari kesepuluh perayaan Durga Navaratri yang ditandai dengan acara Dussehra di Kantor Konsul Jendral Republik India. Secara konsisten perayaan ini dilaksanakan oleh komunitas Hindu India dan Malaysia bersama masyarakat Hindu  lokal di Indonesia termasuk di Bali. Tentu peran membuka hubungan kebudayaan di Bali ini tidak lepas dari pengaruh tokoh Hindu Indonesia yakni Dr. Arya Wedakarna, sehingga pelaksanaan acara kebudayaan dan keagamaan komunitas Hindu keturunan India khususnya di Bali bisa berjalan dengan lancar. Demikian Guruji Pandith Shastry saat memberikan sambutan usai pelaksanaan puja. Tampak hadir mendampingi Senator RI yakni Mr Sunil ( Konsul General India ), Manohar Puri ( Director Vivekananda India Cultural Center Relation ), Ms. Neeta Maholtra ( President Balinese Indian Friendship Association / BIFA ), serta ratusan undangan baik generasi muda Hindu Bali, Malaysia dan lintas agama. “Saya sebagai WNA India yang bekerja di Bali sudah lebih dari 10 tahun, menjadi saksi sejarah bahwa peran Dr. Arya Wedakarna senagao tokoh Bali sangat signifikan dalam menjembatani hubungan Bali dan India. Sejumlah karya besar lahir dari tangan Dr. Wedakarna, diantaranya perayaan Durga Navaratri, Ganesha Caturthi, Deepavali, dan serta mendorong perayaan Dussehra ini. Selain itu, beliau juga founder dari kelahiran Balinese India Friendship Association ( BIFA ). Semoga hubungan budaya Hindu antara Bali dan India semakin erat. “ungkap Rameshji. Dalam kesempatan tersebut, Gusti Wedakarna menyatakan bahwa persahabatan antara India ( Bharat ) dan Indonesia ( Nusantara ) jauh terjalin saat zaman kerajaan Hindu di abad ke-4 dengan munculnya agama Hindu pertama di Kutai dan selama 16 abad Hindu ada di Indonesia, maka semakin jelas peran ajaran Veda Vedanta terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, apalagi dengan adanya sosok Bung Karno yang sangat menggandrungi budaya India. “Saya ingin mendidik rakyat Bali, bahwa dekat dengan budaya India, bukan berarti ke India – India-an, tapi anak muda Hindu Bali harus bisa bergaul dengan komunitas Hindu Dunia. Di seluruh planet bumi, jumlah penganut Hindu ada sekitar 1,1 Milyar umat dan di Indonesia cuma 8 – 10 Juta umat Hindu. Kalau kita tidak bergaul, maka umat Hindu Bali akan tertinggal. Lihat saja sejarah Bung Karno yang seorang Islam tapi Bung Karno adalah pembaca Kitab Suci Bhagawad Gita 5 kali dalam hidupnya ( Biography By Cindy Adams ), begitu juga Bung Karno sangat gandrung dengan Mahabarata dan Ramayana, juga mengagumi tokoh intelektual Hindu Dunia yakni Swami Vivekananda. Dan dizaman Bung Karno juga, (alm) Ida Bagus Mantra mendapatkan kesempatan berpendidikan Doktor Hindu pertama dari Bali yang dikuliahkan  di India sampai sampai Mantra dikenal sebagai penulis Bhagawad Gita. Belum lagi simbol – simbol bangsa Indonesia penuh dengan nilai Vedic, nilai Veda dan ajaran agama Hindu. Ini kan fakta, dan ini harus digelorakan terus menerus agar tidak lupa dengan sejarah ( Ahistoris ). Ada indikasi sejarah Hindu di Indonesia akan dibelokkan oleh sekelompok kaum radikal anti Pancasila. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga President World Hindu Youth Organization ( WHYO ). Hal ini pun ia sampaikan saat menerima dengan Hon. Bhubaneswar Kalita ( Member Of Parliament Of India sekaligus Chair IAPP India ) di Senayan, Jakarta. Dalam pertemuan dengan sejumlah Parlemen India, Senator Wedakarna kembali menegaskan, bahwa dalam  masa kerjanya sebagai wakil rakyat, kerjasama antara Indonesia, Bali dan India adalah prioritas utama baik dibidang agama, kebudayaan, pendidikan, pariwisata, ekonomi Satyagraha dan juga investasi.  ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *