Categories BudayaHinduSatyagraha

ARYA WEDAKARNA LUNCURKAN SERTIFIKAT ORGANIC PRODUK COKLAT “CAU” MARGA

SINERGI – Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Meresmikan Kantor dan Gudang JFC dan saat hadir di Penyerahan Setifikat Organik ke Coklat Cau.

SENATOR RI RESMIKAN KANTOR PRODUK SUKLA “JAYA FRIED CHIKEN”

Penguatan ekonomi orang Bali khususnya keumatan Hindu terus bergulir, kini semangat parapengusaha muda Bali  untuk bisa eksisditengah persaingan global memacu semangat untuk berwirausaha. Dan dukunganuntuk pengusaha asli Bali disampaikan oleh Senator DPD RI Shri I Gusti NgurahArya Wedakarna MWS III saat hadir didua kegiatan produk ekonomi Bali yakniperesmian Gudang Jaya Fried Chiken ( JFC ) milik Made Agus Putrajaya dikawasanUbung Denpasar dan peluncuran Sertifkat Organik untuk Coklat Cau Marga Tabanan.Kebanggaan akan suksesnya pengusaha Bali menjadi milyuner milyuner baru disampaikanoleh Senator AWK dan diharapkan para pengusaha Bali bisa menolong sesama kramaBali dalam hal menambah lapangan pekerjaan. “Dua tahun lalu, saya hadir diacara peresmian Outlet JFC dan saat itu JFC baru mulai semua usaha dengan baik.Kini di tahun 2018, JFC sudah memiliki Kantor Megah, gudang penyimpanan bahanbaku dan ini sudah punya hampir 100 cabang. Ini yang disebut Satyagraha, usahaanak anak muda yang perlu diapresiasi. Selamat kepada JFC, produk Fried Chikenkebanggaan Bali. Kedepan saya minta JFC mampu menggeser dominasi merek merekFried Chiken impor yang kini merambah Bali. Dan saya setuju bahwa outlet outletini dimulai dari desa, dari kampung dan merambah keseluruh desa di Bali.Kedepan seluruh Bazaar STT, Kampus dan Sekolah di Bali agar menggunakan merekmerek SUKLA seperti JFC ini. “ungkap Gusti Wedakarna pendiri Gerakan SuklaSatyagraha ini. Selain itu, Senator AWK juga memuji peran dari Coklat Cau diMarga Tabanan, yang didirikan oleh Dr Ir Alit Arta Wiguna dan Kade Surya. Kiniproduk Sukla ini sudah mulai masuk kepangsa pasar coklat Premium termasukdijaringan duty free dan minimarket kelas atas termasuk menjadi souvernirdisejumlah hotel dan villa “Saya pernah hadir langsung di Pabrik Coklat CauTabanan dan mengapresiasi pengelolaan Coklat dengan sangat hegienis dan jugamemenuhi standar internasional. Apalagi pengusaha bekerjasama dengan Koperasidi Jembrana untuk supply Coklat dengan mutu organik. Ini akan menjadikebangkitan produk pertanian di Bali dan ini dimulai dari pengusaha pengusahayang memiliki idealisme. Astungkara, jika kita berusaha berlandaskan Dhama,Artha, Kama pasti akan mendapatkan pemargi secara niskala. Filosophy ini yangharus ditegakkan oleh pengusaha Hindu Indonesia. “ungkap Gusti Wedakarna. Dalampidatonya, Senator Wedakarna juga memberikan ide agar Cau Coklat dapatmendirikan “The Bali Chocolate Institute” sebagai pusat pendidikan untukmelatiha SDM Bali agar  ahli dalam bidangcoklat dan kuliner. “Apa yang sudah hilang saat ini, bisa kita rebut kembalitermasuk juga pangsa ekonomi dan pariwisata. Semua butuh kerja keras, sinergidan juga cita cita besar agar Bali ini dikenal menjadi First Class Island andCitizen. Kan dari dulu saya sudah mengakui bahwa SDM Bali tidak kalah denganSDM luar Bali. Kini dengan Gerakan Satyagraha Bali, semua komponen ekonomi kitabangkitkan kembali. Dalam agama Hindu menjadi kaya adalah perintah agama,menjadi mampu secara ekonomi akan membawa agama dan budaya kita eksis. Di Bai90 perse pangsa pasar ada SUKLA dan dari wisatawan yang datang, 90 persen daripangsa Eropa, Jepang, China, India, Amerika yang mereka memiliki kultur untukmemakai produk SUKLA. Jadi kenapa gentar, fokus pada segmentasi dan astungkaraakan terbranding dengan baik. “ungkap Gusti Wedakarna yang mantan RektorUniversiitas Mahendradatta  (humas).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *