Categories BudayaSatyagraha

BEM UNIVERSITAS MAHENDRADATTA KEMBALI ADAKAN HOLY FISH FESTIVAL YANG KEEMPAT KALINYA

Foto Bersama para tamu undangan yang hadir dengan panitia di lokasi acara setelah tamu undangan meninjau semua stand

BUDAYAKAN AJENGAN “SUKLA” DENGAN BERDAYAKAN SUMBER DAYA ALAM DI BALI

Indonesia merupakan negara yang kaya akan alamnya dari berbagai ragam tumbuhan dan berbagai ragam jenis binatang, salah satunya adalah ikan mujair. Dengan berbagai ragam alam yang dimiliki oleh Indonesia, masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan alamnya dan menambah perekonomian di Indonesia. Bali adalah salah satu pulau yang terdapat di Indonesia dengan sebutan Pulau Seribu Pura dengan keragaman jenis budaya dan pemandangan alam yang begitu indah.Di Bali terdapat penghasil ikan mujair terbesar dan alami diambil dari sebuah danau yang terdapat di kabupaten Bangli Kecamatan Kintamani tepatnya di Danau Batur. Dengan memanfaatkan sumber daya alam tersebut, kita bisa ikut membantu memberdayakan sumber daya alam tersebut dan menambah pendapatan di daerah itu sendiri.

 Hal inilah salah satu alasan yang melatar belakangi kami selaku Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mahendradatta untuk mengadakan Holy Fish Festival di tahun 2018 ini. Adapun dalam acara ini didirikan stand – stand yang menjual berbagai olahan ikan mujair dari Danau Batur dan beberapa makanan dan minuman sukla yang dibuat dan dijual langsung oleh mahasiswa – mahasiswa Universitas Mahendradatta. Tidak hanya menjual berbagai olahan ikan mujair,mahasiswa Universits Mahendradatta juga menghibur masyarakat sekitar,pengunjung dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Kintamani. Holy Fish ke – 4 tahun 2018 yang kembali diselenggarakan di Kintamani ini dibuka secara resmi oleh perwakilan  dari Bupati Bangli yang pada hari itu diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli. “Semoga kegiatan semacam ini dapat berimbas pada meningkatnya permintaan akan produk ikan segar dan produk olahan yang berbahan dasar ikan. Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak bisa bersinergi sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.” Ungkap Bupati Bangli dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan. Kemudian para tamu undangan meninjau setiap stand yang didirikan. “Harapan saya, semoga kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk turut menyukai produk dari Ikan terkhususnya Ikan Mujair yang merupakan sumber daya alam Kintamani, hal ini dapat menunjang perekonomian masyarakat Kintamani sebagai salah satu bentuk Gerakan Satyagraha Sukla.” Ungkap I Putu Gede Panji Wismayana, Ketua Panitia Acara Holy Fish tahun ini.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *