Categories BudayaHinduSatyagraha

DR. WEDAKARNA MINTA MAHASISWA BALI BEKERJA SAMBIL KULIAH AGAR TAHAN BANTING

KUNJUNGAN KERJA  – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Mahasiswa STP Nusa Dua dan Mahasiswa Fak Teknologi Pertanian Univ Udayana.

SENATOR RI KUNJUNGI MAHASISWA UNUD DAN STP NUSA DUA

Ada yang menarik dilontarkan oleh tokoh muda Bali, Senator DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir didua kegiatan mahasiswa Bali yakni di acara Galaksi Mahasiswa Fakutas  Teknologi Pertanian Unud dan acara vagansa Mahasiswa STP Nusa Dua, yakni agar agar kalangan mahasiswa di Bali dihimbau untuk memulai proses mencari kerja sambil kuliah, dan jika mampu dimulai sejak semester satu. Ini menjadi sangat penting karena kebanyakan generasi muda Bali baru mencoba proses mencari pekerjaan saat setelah wisuda, dan ini cukup membuat SDM Bali tertinggal dibanding SDM pendatang. Maka dari itu disetiap kesempatan bertemu dengan mahasiswa diseluruh Bali, Senator Arya Wedakarna selalu menyerukan agar orang orang tua mengijinkan dan mendorong anak anak mereka untuk bekerja sambil kuliah. “Tiang sendiri adalah contoh bahwa sejak semester satu ketika tiang kuliah di Trisakti Jakarta, tiang sudah terjun kedunia kerja. Selama kita bekerja dengan orang lain, pasti kita akan mengalami proses tertekan, situasi tidak nyaman, dan juga pengalaman ditegur dengan keras bahkan dipuji setinggi langit ketika mendapatkan prestasi. Ilmu hidup seperti itu yang tidak bisa didapat didunia kampus manapun, karena pengalaman adalah guru yang terbaik. Tapi alangkah lebih hebat jika pengalaman didapat tapi gelar sarjana dan pendidikan tinggi diraih, itu baru generasi milenial yang luar biasa. “ungkap Arya Wedakarna. Ia menambahkan bahwa sikap orang tua di Bali yang terkesan sayang kepada anak sehingga tidak diizinkan anak muda bekerja justru akan menjadi  boomerang dikemudian hari, mengingat saat ini persaingan pencari kerja sangat ketat, termasuk melatih mahasiswa mencari “kredensial” untuk menaikan posisi posisi tawar anak muda dihadapan dunia kerja. “Logikanya begini, jika anak kita sudah mulai bekerja pada usia 18 tahun atau semester satu, maka pada saat ia tamat Sarjana pada usia 22, maka ia akan memiliki CV bahwa telah memulai pekerjaan diperusahaan selama 4 thun dan itu sangat menentukan proses wawancara. Disinilah ada “lack of experience” dari generasi muda Bali akibat terkekang dengan tradisi orang tua yang kolot, dan akibatnya daya saing itu  berkurang. Disatu sisi, kita juga minta kepada pihak kampus, agar membuat jadwal kuliah yang fleksibel, sehingga anak anak muda kita bisa mudah kuliah sambil bekerja. Disini perlu peran Rektor yang berpikiran terbuka. Saya yakin jika kemudahan diberikan, pasti kampus itu akan ramai mahasiswanya. Justru sekarang mahasiswa banyak mencari kampus yang mudah dalam pengaturan jadwalnya.”ungkap Dr Arya Wedakarna yang mantan Sekretaris APTISI Bali Wilayah VIII ini. Terkait dengan kegiatan mahasiswa STP Nusa Dua Bali dan Fakultas Teknologi Pertanian Unud, pihak DPD RI memberikan apresiasi atas kinerja mahasiswa di Bali yang sudah  kini kian getol menyuarakan pentingnya menjadi seorang wirausaha dan ini sejalur dengan program Presiden Joko Widodo. “Bali jika ingin maju dan kaya, harus banyak menciptakan anak muda yang mental pengusaha dibanding anak muda bermental priyai dan mental pegawai. Karena kalau sudah mental pegawai, pasti akan sulit maju, kemampuan debatablenya juga kurang.Cita cita Satyagraha Bali itu adalah menciptakan anak muda dengan mental baja, mental pengusaha yang kuat sehingga bisa membawa Bali menjadi sugih, kaya dan memiliki artha. Dalam ajaran agama Hindu sudah diajarkan Dharma, Artha, Kama, Moksa. Jadi ngiring ciptakan generasi muda Bali yang kaya Artha agar Bali bisa berdaulat Trisakti seperti kata Bung Karno. Saya berharap agar STP Nusa Dua dan UNUD bisa melahirkan generasi wirausaha. Saya minta Rektor mendukung acara acara wirausaha ini kepada setiap mahasiswanya “ungkap Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *