Categories BudayaHinduNasional

MASYARAKAT BULELENG TITIPKAN PERJUANGAN HINDU DAN BALI DI SENAYAN PADA WEDAKARNA

MARHAENIS –  Dr Arya Wedakarna saat diundang diacara kader PDI Perjuangan di Silangkaja Sukaksada. Tampak Alit Kelakan, Dewa “Jack”, Made Budiarta dan suasana Peresmian Posko GPM di Gitgit.

“AWK” RESMIKAN POSKO GPM DI KABUPATEN BULELENG

Antusiasme generasi muda Buleleng untuk berpartisipasi dalam hajatan poitik di Pemilu 2019 dipuji oleh Senator DPD RI Asal Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Bagaimana tidak, sejak zaman Bung Karno khususnya di Pemilu 1955 yang dinilai sebagai Pemilu paling demokratis dalam sejarah bangsa, Buleleng selalu menjadi barometer politik Bali hingga diera reformasi. Selain sebagai teladan, faktor stabilitas keamanan politik di Buleleng selalu menjadi prioritas dalam agenda kerja bangsa, dan bagaimana menjaga Buleleng agar aman kembali disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna ( AWK ). “Buleleng ini adalah kabupaten paling heroik, dan penentu sikap politik di Bali. Bagi kader Marhaenisme, Buleleng memiliki arti khusus karena sebagai tempat kelahiran Ibunda Bung Karno yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben. Jadi malu besar jika Buleleng tidak menjadi contoh teladan dalam hajatan politik damai. Anak muda Buleleng harus tahu, dalam sejarah kemerdekaan 1945 Buleleng mengirimkan seorang Pahlawan Nasional yakni Mr Gusti Ketut Pudja yang bersama Bung Karno yang putra Buleleng hadir dirapat persiapan Indonesia Merdeka untuk  berjuang menolak Syariat Islam dalam Piagam Jakarta sebagai bagian dari konstitusi kita. Kaum nasionalis akhirnya berhasil menggagalkan bentuk negara agama ditahun 1945 dengan memilih NKRI dan Pancasila. Jadi putra Buleleng sangat berjasa bagi wujud republik ini. Lainnya, ditahun 1965 – 1967 saat kejadian G30S PKI, Buleleng adalah basis PNI sehingga menang melawan komunis, juga ditahun 1972 saat kuningisasi Orba, Buleleng paling awal menolak fusi, dan ditahun 1998 – 1999 saat reformasi dan penghinaan SARA khususnya agama Hindu oleh salah seorang Menteri di era Presiden Habibie, Bulelenglah yang terdepan menunjukkan sikap heroik, termasuk saat reformasi terjadi. Ini yang harus dipertahankan, sikap jengah, sikap Puputan dan sikap Ksatria. Dan kini ngiring jaga kondusifitas Buleleng di Pemilu 2019. Kita harus komitmen dengan No Hoax, No SARA dan No Money Politic. “ungkap  Arya Wedakarna yang juga keturunan darah Tamblang, Kubutambahan, Buleleng. Terkait dengan Pemilu 2019, AWK menyatakan bahwa sudah saatnya Bali memiliki posisi tawar yang lebih tinggi dari masa ke masa, walaupaun jumlah wakil Bali di Senayan itu minim dari segi kuantitas. “Saya akui di Senayan nanti jumlah anggota DPR dari Bali hanya 9 orang dan juga jumlah anggota DPD hanya 4 orang per provinsi. Tapi kami yakin, walau wakil Bali ini minoritas dari segi jumlah, tapi kualitasnya luar biasa. Suara politik di Bali sangat didengar oleh Presiden, Kabinet dan Partai Partai, kenapa ? Karena Bali adalah barometer keamanan bangsa, pusat devisa dan ekonomi pariwisata serta Bali etalase Indonesia untuk dunia. Jadi saya yakin Bali akan melahirkan banyak calon calon berkualitas di Pemilu 2019 ini, dan saya minta agar krama adat Bali tidak GOLPUT dan datang ngiring datang ke TPS. Semua demi Bali Berdaulat disegala bidang. Jika salah memilih wakil rakyat, nanti yang mewakili kita malah mereka yang tidak mengerti Bali, tidak mengerti pengider ider Bhuana Bali dan dresta adat Bali. Buleleng harus bersiap.”ungkap AWK. Terkait dukungan terhadap AWK, Ketua Gerakan Pemuda Marhaen ( GPM ) Buleleng, Nyoman Ardy Wiryawan menyatakan optimis akan kemenangan AWK. “Dari kunjungan kami di Buleleng Barat, Tengah dan Timur, kami optimis Ajik AWK akan mendulang suara tertinggi. Khususnya dikalangan generasi milenial, kaum perempuan dan pemilih tradisional Hindu. Beliau sudah menjadi ikon perjuangan Bali dan sangat mudah mensosialisasikan beliau. Kita optimis sekali. Ditahun 2019 ini kita akan bangun posko posko diseluruh Kecamatan Buleleng. “ungkap Ardy Wiryawan asal Sukasada ini. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *