Categories Nasional

DR. ARYA WEDAKARNA AJAK GENERASI MUDA SOSIALISASIKAN 4 KONSENSUS BANGSA KE MASYARAKAT

FOTO – SENATOR RI DR. SHRI I GUSTI NGURAH ARYA WEDAKARNA MWS III SAAT MELAKUKAN SOSIALISASI EMPAT KONSENSUS BANGSA SENATOR RI LAKSANAKAN SOSIALISASI EMPAT KONSENSUS BANGSA

(PANCASILA, UUD NRI 1945, NKRI DAN BHINNEKA TUNGGAL IKA) DI GEDUNG TRISAKTI RENON DENPASAR

Selaku anggota DPD/MPR RI berdasarkan dengan amanat Undang-Undang sesuai dengan tugas dan fungsinya seorang anggota MPR diwajibkan melaksanakan sosialisasi empat Konsensus Bangsa yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat agar berpegang teguh terhadap falsafah bangsa yaitu Pancasila yang juga merupakan sumber dari segala sumber hukum. Seperti saat ini Anggota DPD/MPR RI utusan provinsi Bali Dr. Arya Wedakarna melakukan sosialisasi empat konsensus bangsa di gedung Trisakti yang beralamat di jalan Letda Tantular Barat Renon Denpasar, tidak hanya Senator RI sosialisasi tersebut juga menghadirkan narasumber Komang Edy Dharma Saputra, SH., MH dan Kadek Dedy Suryana, SH., MH keduanya merupakan akademisi dari Universitas Mahendradatta Bali. “Bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke, dari miangas sampai pulau rote memiliki banyak keragaman karena begitu kaya akan suku, adat dan budaya. Masyarakat yang majemuk membuat bangsa ini rentan akan perpecahan karena perbedaan pandangan maka dari itu harus berpegang teguh terhadap ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila”, Kata Dr. Arya Wedakarna saat menyampaikan sambutan didepan ratusan peserta yang hadir. Slogan NKRI harga mati menjadi tagline yang tepat untuk membangkitkan semangat masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara didalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu penting agar sosialisasi empat konsensus bangsa menjadi agenda rutin untuk selalu digelorakan ditengah-tengah masyarakat. Memasuki tahun politik menuju Pemilu serentak 2019 seperti saat ini sangat rawan terjadi perpecahan yang disebabkan perbedaan pilihan tentu hal tersebut merupakan sebuah tren negatif yang harus disikapi dengan bijaksana, berbeda pandangan, berbeda pilihan adalah hal yang wajar didalam sebuah demokrasi tetapi jangan sampai terjadi perpecahan yang berdampak merugikan terhadap keutuhan berbangsa dan bernegara, ingat bahwa Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang di dalamnya terdapat sila ketiga Persatuan Indonesia. Di era teknologi informasi saat ini, media sosial menjadi instrumen paling mudah untuk melakukan perpecahan, mulai dari berita hoax sampai informasi-informasi provokatif lainnya. Untuk itu masyarakat harus benar-benar menelaah segala informasi yang diterima dan tidak mudah terprovokasi”. Saya menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat mengimplementasikan empat Konsensus Bangsa dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak generasi muda khususnya mahasiswa turut serta mensosialisasikan empat Konsensus Bangsa di tengah-tengah masyarakat. Sebagai generasi muda yang melanjutkan estafet kepemimpinan kita harus terdepan menjaga ideologi Pancasila dari ancaman-ancaman kelompok radikal yang ingin mengubah ideologi Pancasila, kita dukung dan apresiasi kepada bapak Presiden kita karena yang lalu sudah mengeluarkan Perppu Ormas yang saat ini sudah menjadi Undang-Undang sehingga dapat meredam kelompok-kelompok radikal”tegasnya.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *