Categories BudayaHindu

SUARA SENATOR ARYA WEDAKARNA : JAGA ADAT DENGAN LESTARIKAKAN KB BALI 4 ANAK CUKUP

FOTO – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (M.Tru), M.Si (Anggota DPD/MPR RI) Bersama Kedua Mempelai Serta Orang Tua Mempelai (Made Sudjana) Saat Hadiri Acara Pawiwahan.

HADIRI ACARA MANUSA YADNYA DI KERAMBITAN TABANAN

SATYAGRAHA – sebagai tokoh politisi muda yang selalu semangat menjaga jagat Bali, dirinya tak pernah berhenti untuk menyuarakan kepentingan Bali kedepan, bukan cuma saat ini, tetapi tokoh politisi muda asal Bali ini selalu berpikir dan mempunyai suatu gagasan yang relevan untuk kekuatan Bali kedepan, hal itu di nilai dari gerakan moral yang selalu gencar ia suarakan yakni save KB Bali 4 anak cukup, menurut tokoh politisi muda ini hal tersebut bukan dilandasi asal-asalan saja, tetapi gerakan moral yang ia gelorakan itu sesuai dengan konsepsi daripada ajaran suci agama Hindu, yang mana disebutkan dalam agama Hindu catur warna yakni Brahmana, Ksatria, Waesya dan Sudra. Dari sinilah dirinya sebagai anak Bangsa yang selalu berjuang untuk Hindu itu, tergugah untuk mengsosialisasikan KB Bali, hal tersebut ia rasa teramat penting, karena ia menilai KB Nasional yang menyarankan untuk 2 anak saja bertentangan dengan kepentingan Bali kedepan, kenapa ? menurutnya di Bali hal tersebut tidak sesuai dengan Dresta, karena di Bali mempunyai hal yang menarik dalam penamaan kepada seorang putra/putri, sebab diyakini setiap anak yang lahir kedunia ini memiliki karma yang berkaitan dengan karma leluhur, sehingga setiap kelahiran putra/putri di Bali mempunyai fungsi yang sesuai dengan ajaran suci agama Hindu Brahmana, Ksatria, Waesya dan Sudra. Fungsi dari catur warna ini besar mempengaruhi daripada sifat anak yang lahir kedunia, jadi untuk menjaga jagat Bali dan juga keajegkan Bali menurut Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (M.Tru), M.Si yang saat ini menjadi Anggota DPD/MPR RI Utusan Provinsi Bali SDM di Bali harus banyak, harus pintar, harus cerdas, dan yang pasti mampu bersaing di Nasional maupun internasional. Pandangan itu ia sampaikan saat menghadiri acara Pawiwahan anak dari salah satu Gurunya di SD Cipta Dharma I Putu Nana Sugianta Mandra, ST dengan Ayu Vivi Vaharani, SH di Kerambitan Tabanan, ia sampaikan Save Nyoman Ketut kepada kedua mempelai untuk mengajak bersama-sama mempertahankan keajegkan Bali, dengan menambah SDM yang meneruskan perjuangan Bali kedepan,’’Saya tetap konsisten dengan gerakan moral ini, karena perjuangan Bali kedepan itu harus kita persiapkan dari sekarang, seperti mempersiapkan SDM yang pintar dan cerdas,’’Ujar Dr. Arya Wedakarna. Di akhir ia juga titipkan pesan untuk membuat anak yang hebat dikemudian hari, dengan menyekolahkan anak-anak ke jenjang yang paling tinggi, minimal Starta 1, karena ia rasa hal itu teramat penting untuk menyalamatkan Bali di masa depan, tidak cuma itu menurutnya itu juga merupakan sabda yang disampaikan Krisna kepada Arjuna saat perang Baratayuda di Kurukshetra, dimana di jaman kali ini satu-satunya dapat menyalamatkan kaum manusia adalah Jnana (Ilmu Pengetahuan).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *