Categories BudayaHinduSatyagraha

MANFAATKAN PERMENAG 2014, JEMBRANA HARUSNYA MAMPU DIRIKAN PERGURUAN TINGGI BERBASIS HINDU

MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Hadir Saat Berada Di Wilayah  Awen dan Wilayah Mertasari di Jembrana.

WEDAKARNA TEMUI RIBUAN “RELAWAN AWK” DI NEGARA JEMBRANA

Tokoh muda Sukarnois Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III kembali hadir di Kabupaten Jembrana dan menemui ribuan masyarakat Bali dari kecamatan Pekutatan hingga Melaya. Dalam kunjungan selama dua hari di Bali Barat, antusiasme masyarakat Jembrana khususnya generasi milenial sangat luar biasa dengan kehadiran sosok  Arya Wedakarna ( AWK ) putra Jembrana yang kini menjadi kiblat perjuangan Bali dipusat dan hal ini terekam dalam setiap acara AWK di Jembrana, yang selalu dipadati massa dari berbagai kalangan. Didampingi oleh pimpinan Gerakan Relawan Arya Wedakarna ( GARDA ), sejumlah agenda disampaikan oleh AWK untuk menyemangati perjuangan masyarakat Jembrana dalam menghadapi perhelatan Pemilu 2019, termasuk dorongan agar pembangunan Jembrana yang dijiwai oleh nilai nilai agama Hindu dapat terwujud dengan segera. “Harapan saya pemerintah di Jembrana agar serius memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh negara, yakni pendirian sekolah agama Hindu setingkat perguruan tinggi berbasis Hindu. Dasar hukumnya sudah ada yakni Permenag 56 Tahun 2014 tentang Sistem Pendidikan Hindu. Masak Jembrana kalah dengan Buleleng yang berhasil mendirikakn STAH Mpu Kuturan, begitu juga dengan Bangli yang walau PAD nya kecil tapi mampu mendorong pendirian perguruan tinggi terbesar di Asia Tenggara. Jembrana seharusnya bisa karena kabupaten ini punya segalanya. Tanah yang luas, SDM pintar dan juga sejarah heroik khususnya tentang kedatangan Maharesi Maharesi Hindu saat hadir di Jimbawarna dizaman Bali  Kuno. Kalau masalah uang, kan tinggal ajukan ke Menteri Agama RI dan saya siap memberikan rekomendasi resmi serta mengawal. Apalagi sekarang sudah satu jalur antara Jembrana, Bali dan Pusat. Seharusnya mudah ya. Semoga kedepan Jembrana menemukan pemimpin yang peduli dengan dunia pendidikan. “ungkap AWK yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini. Terkait dengan Pemilu 2019, AWK berharap agar generasi muda Bali menjadikan Pemilu 2019 sebagai ajang pendidikan politik dan tidak sekedar hanya sebagai penonton belaka, tapi juga aktif dalam setiap tahapan Pemilu. “Generasi milenial, ngiring jadi bagian penting dari Pemilu dan bantu agar Pemilu ini sukses dengan komitmen pada No Hoax, No SARA dan No Money Politics. Dan jadikan proses Pemilu sebagai ajang pembelajaran, baik cara berkampanye, cara menjadi LO, cara menjadi tim pemenangan  termasuk juga nanti menjadi saksi di TPS masing – masing. Ini penting untuk dipelajari dan siapa  tahu kedepan anak anak muda ini bisa menjadi peserta pemilu alias caleg kan ? Siapa yang tahu nasib ya, karena nasib kaum Marhaen dan umat ada ditangan politik, karena dalam kepercayaan orang Bali, politik itu suci.  Maka dari itu, jangan apriori terhadap politi, tapi terlibatlah secara politik secara beretika. Ini sebagai salah satu ajaran Bung Karno yakni berdaulat politik Tri Sakti.”ungkap AWK yang cucu dari tokoh besar Jembrana yakni ( Swargi ) I Goesti Ngoerah Ketoet Soeyasa. Terkait dengan prediksi hasil Pemilu 2019 khususnya di Jembrana, Ketua GARDA AWK Kab Jembrana, yakni I Gede Arya Suta Satya Pramana  menyampaikan jika di Pemilu 2019 ini pihaknya optimis bisa membawa kemenangan untuk AWK mengingat begitu banyak rakyat Jembrana mencintai AWK. “Di Pemilu 2009 yang lalu saja AWK masuk salah satu suara tertinggi, apalagi saat ini bagaimana rakyat Bali sudah melihat kinerja beliau. Jujur, kami sangat dimudahkan dengan nama baik AWK, justru rakyat, desa adat dan juga pemuda yang meminta AWK turun. Kami senang ada figur asli Jembrana yang bisa menjadi tokoh politik nasional dan berhasil. Kita optimus AWK akan menang mutlak di Jembrana apalagi pendukung beliau di Jembrana ini berasal dari lintas agama, suku dan ras. BUktinya acara beliau dipadati oleh semeton dari berbagai komponen. Benar benar luar biasa. “ungkap I Gede Arya Suta Satya Pramana (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *