Categories BudayaSatyagraha

SENATOR RI OPTIMIS MENDORONG RUU PROVINSI BALI DEMI KEDAULATAN BALI

Foto – Dr. Shri I Gusti  Ngurah Arya Wedakarna MWS III Dalam Dengar Pendapat Dengan Masyarakat Di Gedung Pancasila Renon

DENGAR PENDAPAT MPR RI DENGAN MASYARAKAT BALI DI GEDUNG PANCASILA RENON DENPASAR

SERAP ASPIRASI – Anggota DPD/MPR RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (M.Tru), M.Si yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Renon Denpasar mendapatkan apresiasi dari kalangan akademisi dan aktivis Mahasiswa saat dirinya memaparkan agenda terdekat Anggota DPD/MPR RI dengan pemerintah Provinsi Bali dalam memperjuangkan kedaulatan Bali. Hal itu ia sampaikan terkait dengan perjuangan Pemerintah Provinsi Bali, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Bali, MUDP dalam perjuangan pengesahan RUU Tentang Provinsi Bali dalam waktu dekat ini, dirinya yang selalu gencar suarakan kepentingan Bali itu menyampaikan akan berjuang semaksimal mungkin dan selalu optimis dengan RUU Tentang Provinsi Bali dan penguatan Peraturan Daerah Tentang Desa Adat. Hal itu ia ungkapkan dihadapan masyarakat Bali agar tau kalau perjuangan Bali itu tidaklah mudah, karena meski punya keseriusan dari kalangan pejabat-pejabatnya dan tentunya dorongan dari masyarakat Bali itu sendiri. Ia berharap dengan disahkannya RUU Tentang Provinsi Bali dan penguatan aturan tentang Desa Adat, maka kedepan problem-problem yang saat ini sering terjadi di Bali terutama dari aspek pendidikan, kebudayaan, ekonomi, dan agama dapat disiasati dengan RUU tersebut. Karena bagaimanapun dirinya setuju dengan sistem pemerintahan Gubernur Provinsi Bali yakni One Island One Management,’’Saya akan terus perjuangkan RUU ini dengan kawan-kawan yang mewakili Bali di Senayan Jakarta, ini bukan tentang kepentingan satu golongan saja, tetapi demi kepentingan semua golongan dan kedaulatan Bali kedepannya,’’Ujar Dr. Arya Wedakarna. Sebab ia sampaikan perjuangan yang sudah memakan waktu 61 Tahun itu sudah dihujung mata, karena sampai saat ini Provinsi Bali masih memakai UU No. 64 Tahun 1958 Tentang Provinsi Sunda ketjil (Bali, NTB dan NTT), sehingga ia berharap dan meminta doa restu agar RUU Tentang Provinsi Bali segera disahkan dan di Undangkan, sebab dalam waktu dekat ini dirinya bersama-sama Pemerintah Provinsi Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali akan bersama-sama ke Senayan Jakarta untuk mengantarkan Naskah RUU Provinsi Bali ke Badan Legislasi DPR RI. Diakhir ia sampaikan Bali sangat berkepentingan dengan RUU dan penguatan Perda Tentang Adat, sebab selama dirinya melinggih menjadi Anggota DPD RI Bali, banyak sekali menemukan temuan masalah-masalah dikalangan masyrakat adat Bali, terutama setelah keluarnya Peraturan Presiden Tentang Saber Pungli, yang sempat membuat resah masyarakat adat Bali yang melakukan kegiatan meminta dana punia terhadap krama adat maupun krama pendatang, padahal ia tegaskan sudah jelas bahwa Desa Adat sudah dilindungi oleh Konstitusi Negara Republik Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat dirinya memberikan pemahaman tentang Sistem Ketatanegaraan Indonesia & Pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia di acara resmi Anggota MPR RI yang diamanatkan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan. (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *