Categories BudayaHinduSatyagraha

SATYAGRAHA, SDM BALI HARUS REBUT KEMBALI MANAJEMEN PELABUHAN LAUT DAN UDARA HINDU AJEG

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat Di Pengulon Gerokgak dan Lokapaksa Seririt Buleleng

ARYA WEDAKARNA PANEN DUKUNGAN DI SERIRIT DAN GEROKGAK

Senator DPD RI asal Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III panen dukungan saat hadir di Munduk Sari Pangulon Gerokgak dan Lokapakan Seririt dalam rangka kunjungan kerja sekaligus sosialisasi Pemilu 2019 di Kabupaten Buleleng. Dalam pertemuan dengan warga Bali Utara yang terletak paling barat pulau ini, Arya Wedakarna ( AWK ) disambut antusias oleh krama Bali. Dan semangat agar warga di Gerokgak terutama di kawasan pelabuhan Celukan Bawang ini digelorakan oleh AWK, dengan memberikan semangat agar anak anak muda di Buleleng kembali menguasai sentra ekonomi khususnya di pelabuhan. “Dalam ajaran Hindu Satyagraha, salah satu kekuatan perjuangan tanpa kekerasan (ahimsa) yang harus dilakukan oleh umat Hindu adalah menguasai kembali pusat ekonomi di sebuah negeri. Salah satunya adalah penguasaan terhadap pelabuhan – pelabuhan sebagai pintu masuk migrasi manusia dan juga hulu dari distribusi ekonomi. Dan saya berkepentingan agar seluruh pelabuhan di Bali ini meberdayakan SDM orang Bali tanpa diskriminasi. Disatu sisi orang Bali juga harus menerapkan rasa jengah agar tidah kalah saing dengan krama tamiu yang mulai mendesak ekonomi orang Bali. Ini berlaku baik di pelabuhan laut, terminal darat, termasuk pelabuhan udara di pulau Bali ini. Yang harus ditekankan adalah sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial, adil bagi orang Bali untuk bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri. Saya rasa sangat wajar potensi dan putra daerah diprioritaskan. “ungkap Gusti Wedakarna. Iapun mencermati bahwa potensi SDM orang Bali saat ini sudah cukup layak untuk menempati posisi strategis di bidang pelabuhan. “Sebagai Sarjana Transportasi Udara, saya mendorong agar anak anak muda Bali mereka bisa mengambil pendidikan tinggi di bidang pelabuhan darat, laut dan udara. Jika ingin menjadi top position disebuah manajemen pelabuhan. Maka orang Bali harus sekolah tinggi, sarjana transpotasi atau teknik. Jika tidak sarjana ya tidak bisa kerja di BUMN dan Kementerian terkait ya, resikonya hanya menjadi buruh – buruh di seluruh sektor. Saya minta orang Bali mulat sarira, instrospeksi diri, bahwa kondisi Bali yang dikalahkan oleh SDM luar ini bukan sepenuhnya salah pendatang, tapi ada karakter kurang bisa bersaing dan malas untuk melengkapi diri dengan kredensial pendidikan tinggi. Tapi kita harus akui juga jika ada sistem di kantor kantor Pelabuhan yang memang agak sulit ditembus SDM Bali. Ini akan kita tata dan itu tugas saya sebagai anggota DPD RI untuk bicara ke pusat. Jakarta harus paham bahwa ada masalah di pelabuhan pelabuhan di Bali. “ Ungkap Gusti Wedakarna yang alumni STMT Trisakti Jakarta ini. Terkait dengan potensi Bali kedepan, AWK mendukung penataan pelabuhan di Bali khususnya di Celukan Bawang yang dikenal sebagai pusat ekonomi sejak zaman kerajaan. “Celukan Bawang ini kan sangat strategis dan bisa disinergikan dengan jalur Tol Laut yang di gagas Presiden Jokowi. Jika dirunut secara alur dari Papua, Maluku, NTB, NTT, hingga Tanjung Perak, Tanjung Priok dan Malaka maka Celukan Bawang ini lebih potensial secara positioning dibanding Gilimanuk yang terletak di Timur atau Benoa yang di Selatan Bali. Kita ingin Celukan Bawang dijadikan pelabuhan dagang kelas internasional dan itu perlu usaha bersama baik dengan pusat dan juga pemerintah kabupaten Buleleng “ungkap Gusti Wedakarna. Iapun merasa prihatin, karena sampai saat ini kepedulian pemerintah di Bali baik Provinsi dan Kabupatrn / Kota masih minim terhadap infrastruktur kawasan pelabuhan. “Secara hukum setiap pelabuhan di Bali kan otonom, apakah itu dibawah BUMN atau pengelolaan tradisional. Tapi pemerintah seharusnya bisa mendorong kawasan pelabuhan untuk lebih ramah pada SDM Bali. Lihat saja hampir setiap Pelabuhan SDM Bali kurang menonjol, termasuk hanya ditataran teknis. Kita perlu Gubernur, Bupati dan Walikota yang punya visi transportasi yang jelas. Semoga Bali Berdaulat dalam ekonomi pelabuhan. Ini akan jadi tugas DPD RI untuk membantu daerah. “ungkap Gusti Wedakara yang di Pemilu 2019 ini mendapatkan nomor urut 42. (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *