Categories HinduNasional

USAI BERSALAMAN, FOTO SELFIE GUSTI WEDAKARNA DAN RAJA ARAB JADI VIRAL MEDSOS

CATATAN UNIK KUNJUNGAN RAJA ARAB BERTEMU TOKOH BALI

Tidak banyak orang direpublik ini mendapatkan kesempatan untuk bersalaman dengan Raja Arab Saudi. Selain fenomena Ahok yang diterima Raja Arab,  ditengah pengawalan sangat ketat, justru terjadi kejadian unik di Gedung MPR RI Jakarta, yakni pada saat Raja Arab Saudi datang untuk berpidato dihadapan anggota MPR RI. Salah satunya yang beruntung adalah Senator DPD RI Asal Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, yang justru mendapatkan kesempatan bersalaman secara tidak sengaja dengan Raja Salman. Bahkan beredar foto dirinya berfoto selfie saat kedatangan Raja. Kontan aksi inipun menjadi viral dimedia sosial, terlebih rekaman momen Senator Wedakarna bersama Raja Salman direkam oleh sejumlah  TV Nasional. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menanggapi dengan santai. “ Dalam kepercayaan Hindu, bahwa  tidak ada yang kebetulan. Saya sendiri tidak berharap untuk bersalaman dengan beliau, justru kawan – kawan kami dari luar provinsi Bali yang bersemangat bertemu beliau. Sayang sekali memang ada penjagaan sangat ketat baik oleh pengawal kerajaan atau paspampres RI. Saya perhatikan tidak semua orang disalami oleh Raja Arab. Dan pada saat mendekati kursi saya di MPR, beliau berkenan untuk bersalaman. Ya biasa – biasa saja dan anggap ini phala karma baik. Bertemu pemimpin kharismatik itu kan karma baik. Apalagi saya lihat Raja Salman sangat humble “ ungkap Gusti Wedakarna yang saat itu datang ke gedung MPR RI menggunakan udeng khas Hindu Bali yang juga menjadi pembicaraan dan menuai pujian dari netizen karena dianggap berani eksis ditengah mayoritas. Dalam catatan perjalanan sosok tokoh muda Bali dan dari dokumentasi yang beredar, bahwa sosok Gusti Wedakarna dikenal kerap bertemu dengan para Raja dan Ratu dari sejumlah kerajaan didunia, baik mewakili keluarga besar warih Tegeh Kori yang merupakan trah Raja Badung I maupun juga dalam kapasitasnya sebagai President The Sukarno Center. Seperti misalkan ia pernah diundang Raja Kamboja di Phnom Penh dan juga bertemu dengan sejumlah Raja Raja Afrika saat KAA silam. Bahkan pangeran dan putri Raja Norodom Sihanouk yakni Princess Norodom Arun Rasmy pernah hadir di Istana Mancawarna Tampaksiring dalam sebuah jamuan makan malam istana. “ Kita sebagai orang Bali dan orang Indonesia harus bersikap percaya diri (superior). Harus bangga menjadi bagian dari Nusantara. Saya kira kunjungan Raja Arab dan siapapun ke Bali dalam konteks biasa – biasa saja. Boleh bangga tapi jangan berlebihan ya, karena orang Hindu hanya mengidolakan para Dewa, Leluhur dan Betaranya. Jadi kita sikapi saja kunjungan tamu negara dalam keadaan biasa – biasa saja. Dikitab – kitab suci kan sudah ditulis, bahwa hanya orang – orang baik dan mulia yang bisa berdiri dihadapan para raja. Dan itu menjadi pemicu bagi kita untuk menjadi nice person. Bali boleh bangga tapi tetap waspada. Intinya ingat pidato Bung Karno bahwa orang Indonesia jangan kearab – araban, ke india – indiaan dan ke China Chinaan. Jadi orang Indonesia adalah harga diri.  “ ungkap pria bergelar Abhiseka Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX ini.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *