Categories Nasional

WEDAKARNA MINTA PARPOL, ORMAS DAN MASYARAKAT GELAR BULAN BUNG KARNO

MARHAENIS– Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Sukmawati Sukarno Di Kantor DPP PNI Marhaenisme Di Cilandak Jabar.

WASPADAI NEO DI./TII, PNIM GELAR BULAN BUNG KARNO DI JAWA BALI

Bulan Bung Karno segera tiba, kaum nasionalis Indonesia akan merayakan bulan apresiasi  terhadap Bapak Bangsa Bung Karno selama sebulan penuh yakni 1 Juni ( Hari Lahir Pancasila ), 6 Juni ( Hari Lahir Bung Karno ), 21 Juni ( Hari Wafat Bung Karno ) dan 4 Juli ( Hari Lahir PNI ). Konfirmasi terkait perayaan Bulan Bung Karno ini disampaikan oleh Ketua DPP PNI Marhaenisme, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai rapat koordinasi nasional di Sekretariat DPP PNI Marhaenisme dikawasan Cilandak Jakarta Selatan. Usai rapat, Dr. Arya Wedakarna mengingatkan bahwa perayaan Bulan Bung Karno 2017 akan lebih difokuskan dalam tema “Kaum Nasionalis PNI Melawan Kaum Sontoloyo Radikal” yang dimana kondisi bangsa Indonesia saat ini ditengah perlawanan hebat melawan aksi radikalisme. “Saya sudah mendapatkan restu dari Ibu Sukmawati Sukarno ( Ketum DPP PNI Marhaenisme ) agar menggerakan seluruh kader – kader nasionalis agar menyiapkan diri dalam pertarungan ideologi yang akan mempertaruhkan masa depan Pancasila. Fenomena ormas – ormas agama radikal termasuk simpatisan Islamic State ( ISIS ) sangat membahayakan. Dan senjata melawan radikalisme adalah dengan Pancasila termasuk bertahannya pemerintahan Presiden Joko Widodo. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center. Iapun meminta kepada kader nasionalis baik dipartai partai politik dan digerakan organisasi kader, agar mensukseskan Bulan Bung Karno. “Saya sudah komunikasi dengan kawan – kawan dipartai, termasuk di PDI Perjuangan dan beberapa partai agar tidak surut membawa nilai nilai Bung Karno dalam programnya. Ditingkat nasional, PNIM sepakat mendukung PDIP dalam kepemimpinan Joko Widodo.  Juga kepada adik – adik di GMNI dan organisasi kader nasionalis lainnya  di Indonesia agar menjadikan momentum Bulan Bung Karno sebagai sebuah landasan perjuangan Tri Sakti. Kita akan adakan besar – besaran diseluruh Indonesia.”ungkap Gusti Wedakarna. Iapun meminta kepada seluruh kader nasionalis akan waspada akan kebangkitan Neo DI/TII. “Dalam sejarah bangsa ada dua musuh kaum nasionalis yakni PKI dan Darul Islam Indonesia ( DI/TII ). Tapi yang lebih nyata justru ancaman Neo  DI/TII ini yang kini banyak bersimpati pada ISIS. Kemarin ISIS sudah sampai di Filipina dekat Sulawesi Utara, dan jika tidak waspada bisa masuk Indonesia. Makanya saya dukung Presiden RI mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang Undang ( Perpu ) Terorisme, termasuk memasukkan TNI terlibat dalam aksi perang terhadap Teror. Saya kira TNI harus diberikan kesempatan, tapi sayang sekali kemarin agak terkendala karena kasus korupsi Alutsista oleh pejabat TNI. Kita dukung bersih – bersih Indonesia. Saya kira pemerintah akan mencari momentum terbaik.”ungkap Dr. Wedakarna yang juga anggota DPD RI utusan Provinsi Bali. Sejumlah kegiatan Bulan Bung Karno akan diadakan The Sukarno Center bersama PNIM yakni peringatan di Bogor, Cipanas, Karawang, Bandung, Yogya, Solo,  Surabaya, Trowulan, Malang, Blitar, Banyuwangi, Termasuk kegiatan di Heritage Sukarno Center bersama Gubernur DKI Jakarta di Kantor Gubernur DKI. (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *