Categories BudayaHindu

SENATOR WEDAKARNA MINTA DESA ADAT JUNGSRI PERTAHANKAN KELESTARIAN BUDAYA HINDU BALI

Undangan- Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Foto Bersama Keluarga Mempelai Usai Hadiri Undangan Pernikahan Pawiwahan

HADIRI UNDANGAN PAWIWAHAN I KADEK BUDIARTAWAN DENGAN NI LUH EKAYANTI SIBETAN

Sikap komitmen dalam menjalankan swadharmanya sebagai putera bali tetap ia lakukan hingga saat ini guna menjaga eksistensi umat Hindu Bali di Indonesia secara terus menerus dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di Bali, baik kalangan tradisional maupun kalangan muda secara umum, salah satunya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan  konsepsi hindu agar tidak luntur dengan kondisi tranformasi zaman di Bali saat ini. Sebagai seorang tokoh muda Hindu yang saat ini juga sedang berswadharma sebagai seorang Senator Republik Indonesia di Komite III DPD RI yang menaungi 13 bidang diantaranya bidang Agama dan Budaya, DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradata Wedasteraputera Suyasa III ditengah rutinitasnya, ia masih tetap menyisihkan waktunya untuk menyama braya ke khalayak masyarakat Bali dengan menghadiri resepsi pernikahan I Kadek Budiartawan dengan Ni Luh Ekayanti Sibetan di Desa Pakraman Jungsri Kec. Bebandem- Karangasem. Kedatangan DR. Arya Wedakarna disambut dengan baik oleh kedua mempelai dan keluarga, melalui I Wayan Suartika selaku perwakilan keluarga mempelai, mengatakan bahwa “ dirinya secara pribadi dan atas nama keluarga sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak Senator  untuk  menghadiri pawiwahan anak kami yang sangat sederhana ini.” Ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut DR. Gusti Arya Wedakarna didampingi oleh keluarga mempelai, Bendesa Adat Desa Pakraman Jungsri (I Wayan Muliastawa). Pada kesempatan tersebut DR. Arya Wedakarna memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan berpesan agar kedepan membangun komitmen yang kuat sebagai pasangan suami istri dan melakukan karma baik dengan jenana untuk anak yang nantinya dilahirkan kelak, tak lupa ia juga menyampaikan agar kedua mempelai ikut serta untuk mendukung  dan melestarikan program KB Bali 4 Anak yang merupakan konsepsi catur warna sebagai bentuk pertahanan dan kelestarian dalam menjaga keberadaan umat Hindu Bali. Sebelum meninggalkan lokasi acara, didampingi oleh Bendesa Adat Jungsri, Dr. Arya Wedakarna juga menyempatkan waktunya untuk meninjau Pura Puseh Desa Adat Jungsri yang dinilai memiliki usia dan sejarah yang panjang bagi desa adat jungsri, Pada kesempatan tersebut DR. Gusti Wedakarna berdiskusi dan menyampaikan beberapa hal dan masukan kepada Bendesa Adat Desa Jungsri kedepan, ia mengatakan “bahwa dirinya memberikan apresiasi dan bangga kepada Desa Jungsri yang sampai saat ini masih mempertahankan beberapa bangunan-bangunan  peninggalan leluhur dan tentunya ini merupakan bentuk dari kearifan lokal yang dimiliki Desa Jungsri,ia juga menambahkan agar kedepan desa terus konsisten  dalam memperhatikan dan menjaga kondisi pura-pura yang ada di desa dari kegiatan-kegiatan renovasi mengingat saat ini banyak situs-situs pura yang berusia puluhan tahun bahkan ratusan tahun dan memiliki nilai sejarah yang ada di Bali tidak dapat didaftarkan sebagai asset cagar budaya dan hal tersebut disebabkan oleh banyaknya masyarakat kita sendiri  yang gencar dan mudah untuk merenovasi pura tanpa memikirkan azas manfaat kedepan. Sehingga dengan kondisi tersebut,  saya berharap Bendesa adat beserta masyarakat Jungsri  terus berkomitmen  guna mempertahankan keaslian dari tekstur bangunan dari pura yang ada. Selain itu ia juga memesankan  “ bahwa bendesa adat agar  lebih mengutamakan program-program pengembangan ekonomi strategis bagi masyarakat desa adat  guna memperkuat sistem ekonomi desa sehingga nantinya tabungan tersebut dapat diperuntukkan desa sebagai alat untuk membeli asset yang nantinya dapat membantu generasi muda dan masyarakat yang ada didesa Jungsri sendiri. Ungkap Dr. Arya Wedakarna yang juga merupakan President The Hindu Center of Indonesia.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *