Categories Internasional

DR WEDAKARNA DUKUNG MILITER FILIPINA BERANTAS ISIS DAN PEMBAJAK ABU SAYAF

NASIONALIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Senator Filipina di Kantor Senat Republik Filipina di Manila dalam memperingati 50 Tahun ASEAN

DIRIKAN FILIPINA INDONESIA PARLIAMENT FRIENDSHIP ASSOCIATION

Tahun 2014 saat menjadi Warga Kehormatan Amerika Serikat ( AS ), Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ikut mendorong agar terealisasinya rencana “sister city” antara Hawaii AS dan Bali Indonesia. Pertemuan Senator Wedakarna dengan sejumlah parlemen Amerika Serikat baik Washington dan di Honolulu pun terlaksana dengan harapan kerjasama kedua negara bisa semakin kuat. Dan kini, Senator Arya Wedakarna ( AWK ) kembali mendorong kerjasama Internasional khususnya dibidang pariwisata antara Ubud Bali dan Distrik Antique Filipina. Hal itu disampaikan oleh Dr Arya Wedakarna saat pertemuan BKSP DPD RI dengan Senator Filipina yakni Loren Legarda di Kota Manila Filipina.  “ Tadi kita dengar bagaimana parlemen Filipina terheran heran dengan manajemen pariwisata di Bali. Sejak Tragedi Bom Bali I dan II Bali tetap kuat sebagai destinasi wisata dunia dan ini yang juga mendorong agar Senator Legarda menawarkan Provinsi Antique ( distrik ) untuk mengadakan kerjasama pariwisata dengan Bali. Dan saya rekomendasi Ubud atau Candidasa. Kita akan undang Senator Filipina berkunjung ke Bali.  “ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kunjungan ke parlemen Filipina tersebut, Senator Wedakarna juga membahas sejumlah isu penting diantaranya terkait dengan Isu Laut China Selatan, invasi militer dibasis ISIS di Marawi, pemberantasan Narkoba oleh Presiden Duterte, kerjasama pendidikan dan pariwisata termasuk juga perlindungan terhadap Imigran Worker. “Atas nama rakyat Bali saya mendukung pemberantasan Islamic State ( ISIS ) yang kini sedang bermasalah di daerah Marawi. Indonesia sangat berkepentingan agar ASEAN tetap stabil secara keamanan. Jika perlu dukungan TNI, kami dari Senator Indonesia juga akan sangat senang jika militer Indonesia bisa membantu Filipina memberantas ISIS termasuk masalah pemberontak Abu Sayaf yang kerap menyandera nelayan Indonesia. Prinsipnya zero tolerance dengan teroris. “ungkap  Gusti Wedakarna. Dan serangkaian dengan 50 Tahun HUT ASEAN, Dr Arya Wedakarna juga mengingatkan betapa pentingnya stabilitas ekonomi ASEAN sebagai. “Pilar ASEAN yang paling penting adalah People To People ( P to P ). Migrasi anak bangsa ke 10 negara ASEAN sudah tidak bisa dihindari. Dunia sudah semakin global dan semakin sempit, anak muda ASEAN harus menguasai pangsa pasar dengan tingkat pendidikan yang tinggi. Ada saatnya Negara anggota ASEAN bersaing namun ada saatnya ASEAN harus kuat hadapi Uni Eropa, Amerika, Asia Timur, Afrika dan kawasan lainnya. Saya yakin, Indonesia dan Filipina akan menjadi sahabat baik. “ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu juga dibahas rencana pembukaan Konsul Kehormatan Republik Filipina di Bali, serta kerjasama terkait pendidikan  tinggi antara Bali dan Manila, khususnya bidang turisme dan kesehatan. Selama di Filipina, Gusti Wedakarna juga diterima oleh Brigjen TNI Purn Johny Lumintang ( Dubes Indonesia untuk Filipina ), Ketua Komite Luar Negeri DPR Filipina, Executive Director Asian Develompent Bank ( ADB ), serta pimpinan Junia Chamber Filipina. Seluruh kegiatan dalam rangka peringatan 50 Tahun Berdirinya ASEAN. ( humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *