Categories BudayaHindu

DR. ARYA WEDAKARNA BERPESAN LESTARIKAN KB BALI 4 ANAK

FOTO – DR. ARYA WEDAKARNA FOTO BERSAMA KEDUA MEMPELAI WAYAN RENA ADI SAPUTRA, SE DENGAN NI MADE DEBY RISTIANI, S.AG DIDAMPINGI WAYAN SUARTANA (ORANG TUA MEMPELAI PRIA) 

SENATOR RI DR. SHRI I GUSTI ARYA WEDAKARNA HADIRI UNDANGAN PERNIKAHAN

Di sela – sela kesibukannya sebagai Senator RI, Dr. Gusti Arya Wedakarna masih menyempatkan hadir pada acara resepsi pernikahan antara pasangan I Wayan Rena Adi Saputra, SE dengan Ni Made Deby Ristiani, S. Ag yang beralamat di Jalan Sulatri XVI / 2 Br. Kehen Penatih Denpasar. Dalam kunjungannya Dr. Wedakarna berpesan kepada kedua mempelai agar melestarikan Keluarga Berencana (KB) Bali empat anak. “ KB Bali empat anak harus semakin sering disosialisasikan di kalangan generasi muda. Sesuai konsep Catur Warna (empat tingkatan bidang profesi) dalam Hindu disebut dengan Brahmana, Ksatria, Weisya dan Sudra yang harus diteruskan agar tidak punah, Save Nyoman dan Ketut ”, pungkas Dr. Arya Wedakarna. Dalam pembicaraan dengan kedua mempelai Senator RI ini menganjurkan untuk KB Bali empat anak wajib dilaksanakan, orang Bali yang semakin berkurang karena dampak dari KB 2 anak di Bali, jangan pernah lupakan sejarah, orang Bali memiliki KB 4 anak, ada Nyoman dan Ketut. KB empat anak juga untuk mempertahankan eksistensi agama Hindu di Bali. Dr. Wedakarna juga menyampaikan berupaya untuk menegakkan ajaran Satyagraha atau penyederhanaan setiap upacara yang ada di Bali, jangan sampai ada upacara yang menghabiskan dana hingga ratusan juta sehingga memberatkan masyarakat. Acara pernikahan yang masih kental dengan adat istiadat ini memakai adat Bali, seperti di ketahui Indonesia terkenal dengan adat dan kebudayaan yang berbeda, termasuk adat pernikahan. Kebanyakan penduduk Indonesia masih menjunjung tinggi nilai budaya. Prosesi pernikahan adat dilakukan berdasarkan adat dari salah satu mempelai, atau bisa juga mengikuti adat kedua belah pihak. Setiap pulau memiliki adat dan budaya yang berbeda, salah satunya adalah pulau Bali. Bali terkenal dengan sebutan Pulau Dewata yang memiliki berbagai macam prosesi adat. Dalam kebudayaannya, Bali memiliki prosesi unik dalam tata cara melakukan pernikahan. Adat pernikahan Bali, seluruh biaya prosesi ditanggung oleh mempelai pria. Dalam prosesinya ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum disahkan sebagai sepasang suami istri dalam ikatan adat. Seluruh tahapan biasanya dilakukan di rumah mempelai pria, baru kemudian mempelai wanita diantarkan untuk kembali ke rumah orang tuanya untuk meminta izin agar diperbolehkan tinggal bersama suaminya.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *