Categories Nasional

SENATOR WEDAKARNA MINTA PEMERINTAH DAERAH DAN PENGELOLA SEGERA SINERGI DAN EVALUASI LAKUKAN PERBAIKAN DI SEJUMLAH SARANA PRASARANA YANG ADA

INSPEKSI – Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Saat Inspeksi Ke Pelabuhan Gilimanuk

LAKUKAN INSPEKSI MENDADAK KE TERMINAL PELABUHAN GILIMANUK

Mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam rangka percepatan pembangunan nasional khususnya sektor infrastruktur dan sarana utilitas publik, disela-sela program kunjungan kerja di Kabupaten Jembrana, Senator Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE (M.Tru),M.Si melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Terminal Pelabuhan Gilimanuk. Kedatangan Dr. Arya disambut baik oleh sejumlah petugas dan aparat pengaman seperti TNI dan POLRI yang bertugas diareal pintu masuk terminal pelabuhan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek langsung dan memastikan kondisi sarana prasarana utilitas, baik sistem pelayanan maupun keamanan serta pengelolahan dan ketertiban dikawasan pelabuhan. Melalui I Gst Pt Ngurah Gautama, petugas menyampaikan bahwa terkait dengan sistem pelayanan administrasi dan keamanan, pihaknya menyampaikan bahwa untuk masalah pelayanan dan keamanan,  saat ini pihaknya sudah melakukan upaya pengetatan bagi setiap masyarakat yang masuk dari pelabuhan gilimanuk sebagai upaya proteksi bagi datangnya pendatang-pendatang gelap ke Bali salah satu contoh langsung menaikkan dan mengembalikan langsung setiap masyarakat kedaerah asalnya apabila ditemukan tidak membawa sejumlah data administrasi di pelabuhan seperti halnya KTP. Namun,  beberapa hal  yang masih mengganjal adalah terkait dengan keberadaan sarana utilitas lainnya seperti gedung dan jalan yang saat ini dalam kondisi yang bisa dikatakan kurang baik atau kurang memadai serta keberadaan ojek liar yang kerap mangkal dikawasan pelabuhan. “Ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, terkait dengan sistem keamanan dan ketertiban, Dr. Arya Wedakarna menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh pihak petugas, namun  upaya pengetatan tidaklah cukup hanya sampai disitu, justru ditengah-tengah  intensitas masalah nasional yang saat ini kerap muncul dipublik, secara eksplisit apabila kita lihat saat ini, Indonesia tengah dihadapkan  dengan persoalan radikalisme yang mulai masuk keberbagai provinsi di Indonesia. Tanpa kita sadari bahwa munculnya kalangan radikalisme ini berdampak pada aktivitas – aktivitas teror yang berujung pada tindakan terorisme. Tentunya kita tidak ingin hal yang sama terjadi kembali, mengingat, apabila kita berangkat dari kejadian Bom Bali jilid I dan II, tentunya  sudah cukup menimbulkan dampak traumatis pada masyarakat adat kita, sehingga  perlu kita sadari bahwa hal utama yang dilakukan adalah selain dengan memperketat  penjagaaan dan keamanan disejumlah jalur pintu masuk yang ada di Bali tentu perlu juga ada upaya-upaya perbaikan melalui evaluasi hasil dalam beberapa semester setiap tahunnya. Apalagi saat ini mulai banyaknya jumlah persentase  penduduk pendatang yang datang dari luar kebali  yang secara notabene banyak datang dari pintu jalur masuk perairan gilimanuk.” Ungkapnya. Lebih lanjut, terkait dengan keberadaan ojek liar dan sejumlah sarana utilitas publik seperti jalan yang rusak serta fasilitas lainnya yang berada dikawasan pelabuhan, tentu perlu adanya pengertian akan peran dari pemerintah daerah yang dalam hal ini merupakan sama-sama  bagian dari sistem dalam menjalankan terlaksananya tugas dan fungsi pemerintahan ditengah-tengah publik untuk saling berkomunikasi dan sinergi dengan melakukan sejumlah perbaikan-perbaikan yang ada. “ Tentu saya sebagai bagian dari parlemen mendukung dan mendorong agar hal tersebut segera direalisasikan demi kepentingan bersama, namun melihat adanya kondisi seperti ini, tentunya saya akan membuat agenda resmi dengan melakukan rapat sebagai proritas utama untuk membahas hal tersebut baik dengan pemerintah daerah, pengelolah pelabuhan maupun unsur pemerintahan Desa Adat yang menanungi kawasan pelabuhan ini.”pungkasnya. Selain melakukan sidak, Dr. Arya Wedakarna juga meninjau patung dewa siwa yang tepat bersebelahan dengan terminal pelabuhan tersebut.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *