Categories NasionalSatyagraha

WEDAKARNA TEGUR KERAS SISWA SMK 3 DENPASAR YANG LECEHKAN GURU DI MEDIA SOSIAL

Satyagraha  – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Kepala Sekolah dan Dewan Guru serta Siswa SMK 3 Denpasar Usai Sidak Komite III DPD RI Bali

SENATOR RI MINTA SELURUH SEKOLAH SMA/SMK LARANG HP DIKELAS

Aksi nyleneh oknum siswa yang melecehkan seorang guru perempuan disebuah sekolah di Bali akhirnya mencapai puncaknya dengan hadirnya Senator DPD RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ke SMK Negeri 3 Denpasar. Tidak tanggung tanggung, Senator Termuda dari Bali ini langsung meninjau lokasi kejadian disebuah kelas XII A jurusan Tata Boga. Ditemani oleh Kepala Sekolah, Wakasek, Guru BK dan Dewa Guru, Senator Arya Wedakarna ( AWK ) langsung menegur kedua anak yang diduga melakukan pelecehan terhadap Guru dimaksud yakni I Made Wahyu Kusuma Merta dan I Gusti Ngurah Windu Ardika. Setelah mendengar penjelasan Kepala Sekolah terkait kronologi, Gusti Wedakarna langsung memberikan teguran keras kepada kedua orang siswa dimaksud. “ Pada awalnya saya menganggap bahwa kejadian ini hanya kenakalan remaja biasa. Tapi setelah hal ini viral dimedia sosial dan hingga masuk ke berita nasional disejumlah media, saya rasa saya tidak bisa membiarkan hal ini. Ini bukan masalah sepele, ini masalah karakter, masalah parameter apakah sekolah ini sukses mendidik muridnya. Dan saya sayangkan, dalam video yang beredar ini terlihat jelas bahan lelucon yang dilakukan pada guru wanita dimaksud tidak pada tempatnya, pada saat jam belajar. Saya kecewa sekali, bahwa setelah menjadi berita nasional, maka Bali harus menanggung malu akibat ulah dari siswa siswa yang dikategorikan bandel ini. Saya minta ada tindakan yang tegas, agar tidak melebar keseluruh sekolah di Bali. “ungkap Gusti Wedakarna yang anggota Komite III Bidang Pendidikan, Budaya, Agama dan Pemuda. Selain itu, Senator Arya Wedakarna juga menyayangkan banyak kebijakan salah kaprah terjadi di SMA/SMK Negeri Swasta di Bali ini terutama bagaimana siswa di Bali diijinkan membawa HP kedalam ruang kelas. “ Saya kira harus ada kebijakan yang revolusioner. Silahkan saja siswa membawa HP kesekolah tapi tidak untuk dibawa kedalam kelas. Dibanding manfaatnya ( misalkan untuk mencari data e-learning dan juga bahan mata ajar ), saya menilai lebih banyak negatifnya.  Saya akan minta Gubernur Bali dan Seluruh Sekolah SMA/SMK Negeri dan Swasta di Bali ini melarang membawa HP kedalam kelas. Selain menjadi manja, kita akui mental siswa di Bali belum bijaksana dalam memanfaatkan HP khususnya di Medsos. Kebijakan ini sudah diterapkan disejumlah sekolah negeri di Buleleng dan Jembrana, dan saya kira kabupaten / kota lain perlu meniru. Saya akan tuangkan dalam rekomendasi resmi. Lihat itu SMA Bali Mandara, siswanya tidak bawa HP, disiplin dan hasilnya sangat luar biasa. Jadikan kasus SMK 3 Denpasar ini sebagai contoh agar tidak terjadi masalah yang sama dimasa depan. “ungkap Gusti Wedakarna. Selanjutnya Senator Arya Wedakarna mendukung skorsing yang dilakukan kedua anak bermasalah ini, sembari meminta maaf pada semua guru disekolah dalam bentuk skorsing. “Saya kira hukuman sosial dan kasepekang sudah cukup untuk membina mereka. Saya minta sekolah mulai mawas diri terhadap media sosial. Jangan sekali kali membuat Bali malu. “ungkap Gusti Wedakarna. Dari pantauan  media sosial FB Arya Wedakarna dan Instagram Aryawedakarna, rekaman video saat Wedakarna menegur siswa ini menjadi viral dan mencapai rekor dari masyarakat yang menonton ( views ).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *