Categories HinduNasional

SENATOR WEDAKARNA MINTA RAKYAT BALI DUKUNG PHDI BINA “PALEMAHAN BALI”

SATYAGRAHA –  Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ( Senator RI ) Bersama Brigjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya ( Ketua Umum PHDI ) saat Lokasabha PHDI Prov Bali

DPD RI HADIRI LOKASABHA PHDI PROVINSI BALI

Sebagai wujud dukungan lembaga negara DPD RI terhadap eksistensi Parisadha Hindu Dharma Indonesia ( PHDI ) Bali, anggota DPD RI Utusan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III hadir dalam acara Lokasabha PHDI untuk memilih pengurus periode 2017 – 2022. Kehadiran Senator Indonesia ini sebagai wujud bersatunya energi para tokoh – tokoh Hindu Bali untuk mendukung PHDI secara sah, khususnya PHDI Provinsi Bali yang dinilai sebagai PHDI yang memiliki beban dan tanggung jawab berat untuk mengajegkan agama Hindu di Indonesia. Demikian ungkap Senator Gusti Wedakarna usai menghadiri upacara seremonial pembukaan Lokasabha PHDI di Sekretariat PHDI Bali. “Saya senang dan berterimakasih kepada Pemerintah Bali yang sudah membantu PHDI Bali memiliki sekretariat yang megah dan bisa mengadakan acara  digedung milik sendiri. Ini bagus. Dan kedepan agar anggaran dari pemerintah Bali untuk operasional PHDI Bali ditingkatkan. Cuma saya sayangkan, diacara organisasi tertinggi ini (Lokasabha Lembaga Hindu) ini Gubernur dan Wakil Gubernur tidak hadir. Tapi kedepan, PHDI harus  diberi perhatian lebih secara politik anggaran.”ungkap Senator Wedakarna. Iapun berharap agar kedepan PHDI lebih militan dalam memperjuangkan hal – hal terkait kebangsaan dan ekonomi. “Di Bali yang mayoritas Hindu, tentu dibeberapa wilayah Ketua PHDI akan menjadi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) dan saya harap PHDI lebih berani dalam menyuarakan kepentingan umat. Jangan mau kalah pamor dengan lembaga agama lainnya. Lihat saja di Jakarta dan beberapa provinsi lainnya, bagaimana lembaga agama mayoritas sangat lantang bersuara dalam membela umatnya. Ini perlu ditiru oleh PHDI dan saya minta dalam periode ini agar juga lebih memprioriitaskan pembinaan terkait kebangsaan, masalah ekonomi ( Satyagraha ) dan juga palemahan umat Hindu. Khususnya mengedukasi umat Hindu agar mampu bersaing dan berdikari. Disanalah perlu personel PHDI yang mumpuni selain memang PHDI tetap memberikan pencerahan terkait hal – hal bersifat Tatwa ,Susila, Upacara. “ungkap Gusti Wedakarna yang President World Hindu Youth Organization ( WHYO ).  Ia pun memandang bahwa tantangan umat Hindu di Bali semakin berat, tapi ia yakin dengan kemajuan  teknologi saat ini justru generasi muda Hindu semakin sadar akan pentingnya eksistensi budaya Bali. “Saya amati masalah umat Hindu secara internal sudah mulai berkurang dan sekarang umat Hindu di Bali semakin bersatu, hampir tidak ada masalah berarti. Itu semua karena Desa Adat di Bali sebagai garda Hindu diwilayah. Tapi justru tantangan semakin besar muncul dieksternal umat Hindu, seperti kasus pelecehan tari Bali bernuansa syariah, kasus pemukulan pecalang oleh dauh tukad, kasus pelecehan Nyepi dan sejumlah kasus yang disebabkan oleh distoleransi termasuk teror ISIS. Belum lagi masalah ekonomi Hindu yang sudah mendapat tantangan berat oleh predator Bali.   Dan saya minta ngiring umat Hindu dan lembaga lembaga  Hindu agar besinergi agar kedaulatan Bali terutama dibidang ekonomi tercapai. Menjaga tradisi dan seni budaya membutuhan Artha yang tidak sedikit dan belajarlah dari kekalahan leluhur Hindu Majapahit, yang dipaksa mundur ditanah Jawa karena urusan ekonomi. Ekonomi Majapahit bangkrut dan Hindu jadi mundur di Tanah Jawa. Logikanya jika ekonomi Bali bangkit, maka agama Hindu akan bertahan. Dan saatnya PHDI Bali memberikan porsi pembinaan terhadap ekonomi lebih prioritas. Kami sebagai anggota DPD RI  utusan Bali akan mendukung setiap program PHDI .”ungkap Senator Gusti Wedakarna yang merupakan putra dari salah satu pendiri PHDI 1959 yakni (swagi ) Shri Wedastera Suyasa. Terpilih sebagai Ketua PHDI Bali Periode 2017 – 2022 yakni Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana  (humas).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *