Categories Nasional

WEDAKARNA SIKAPI RESMI KEPUTUSAN YANG RUGIKAN PRESTASI KLUB BALI UNITED

MUDA – Tokoh Muda Indonesia, Senator RI Dr. Arya Wedakarna bersama Dr. Ilham Habibie (Putra Presiden Ke-3 RI ) Saat Acara di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ( BPPT) Jakarta

SENATOR RI PRIHATIN ATAS KEPUTUSAN PSSI DAN MANAJEMEN LIGA

Keputusan Kontroversial PSSI dalam Liga 1 yang dinilai merugikan eksistensi klub sepakbola kebanggaan Bali yakni Bali United akhirnya direspon resmi oleh Komite III Bidang Pemuda dan Olah Raga asal Bali Dr Shri Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dari Jakarta, Senator termuda asal Bali ini langsung mengeluarkan pernyataan sikap dan permintaan klarifikasi nomor : 0711 / 2308 – 0110 / DPD RI BALI / 2017 Tentang  Penyampaian Sikap Komite III DPD RI Bali Terkait Keputusan PSSI Terkait Hasil Pertandingan Liga dan Eksistensi Bali United. Dalam kesempatan itu, Senator Arya Wedakarna menyayangkan keputusan sepihak dari PSSI yang dinilai merugikan klub Bali United, padahal menurut pendukungnya, Bali United sudah menggenggam juara apalagi menyimak hasil laga tanding di Makasar sebelumnya. “Banyak aspirasi dan pertanyaan dari masyarakat Bali yang masuk ke DPD RI Bali dan kita tindaklanjuti dengan meminta penjelasan kepada pihak terkait tentang keputusan yang dinilai sepihak ini. Ini penting dan bukan sekedar kalah menang, tapi ada harga diri Bali disana. Kita menginginkan olah raga Indonesia menunjukkan terror kekerasan fisik, diskriminasi apalagi sampai muncul ujaran kebencian bersifat SARA dimedia social. Olah raga itu urusan untuk mempersatukan bangsa bukan malah memecah belah. Disini ada masalah karakter bangsa yang belum tuntas. Tapi secara umum saya sangat bangga dengan kedewasaan supporter Bali United dimana pun berada, mereka sangat tahu tata krama dan sopan santun terhadap tim lawan yang datang ke Bali. Supporter Bali juga sangat berbudaya, dan ini menunjukkan identitas dan jati diri kita sebagai orang Bali. Saya kira supporter seluruh Indonesia harus belajar dari bagaimana Bali menangani hal ini. Termasuk saat keputusan PSSI dinilai merugikan klub kesayangan semeton Bali, para supporter justru tidak anarkis, malah menjadi semakin kreatif. Saya bangga dengan kualitas semeton Bali. “ungkap Gusti Wedakarna. Kedepan, sebagai pengawas  UU, DPD RI akan terus membantu pelaksanaan UU terkait dengan keolahragaan, termasuk pelaksanaan event olah raga, para atlet dan pengawasan manajemen cabang olah raga termasuk infrastruktur. “Saya kira saatnya pemerintah berjuang untuk mengadakan stadion olah raga skala Internasional untuk Bali. Ini perlu perjuangan semua pihak, termasuk inisiatif pemerintah Bali dan pemerintah pusat. Potensi anak anak muda Bali harus disalurkan dengan sebaik baiknya. Disamping itu, saya minta kepada pemerintah pusat agar tegas terkait dengan kejadian di Liga 1, termasuk mengadakan evaluasi terhadap event, operator liga dan keputusan. Memang, pemerintah tidak bisa intervensi lembaga olah raga, tapi sebagai pengayom saya rasa perlu pemerintah merapikan kualitas event olah raga di Indonesia. Saya minta semeton Bali bersabar dan semoga ada perbaikan. “ungkap Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (humas)

 

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *