Categories HinduSatyagraha

GUSTI WEDAKARNA MINTA MILITANSI UMAT HINDU PADA SUKLA DIPERTAHANKAN

SATYAGRAHA – Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Ibu Astiti dan Bapak Jaya ( Pemilik Warung Makan Lesehan Astiti Jaya ) Di Jasri Karangasem

KUNJUNGI WARUNG MAKAN LESEHAN ASTITI JAYA DI JASRI KARANGASEM

Didalam membuat sebuah pergerakan memang tidak instan dan tidak mudah karena didalam gejolak bangsa yang sekarang ini memang banyak sekali yang harus dikembangkan terutama bagi pengusaha – pengusaha kuliner Bali karena untuk maju di bidang ekonomi itu harus berani. Hal ini lah yang disampaikan diberbagai kesempatan oleh Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ( Penggagas Gerakan Sukla Satyagraha ). Dalam kunjungan kerja ke Karangasem saat memantau pengungsian Gunung Agung, Gusti Wedakarna menyempatkan untuk mampir di warung sukla milik Ibu Astiti dan Bapak Jaya ( Pemilik Warung Makan Lesehan Astiti Jaya ) di Jasri Karangasem. “ Impian dan cita – cita saya sederhana saja yakni disayang oleh masyarakat. Seperti saat mampir ke warung sukla lesehan Astiti Jaya di Jasri Karangasem disela – sela memeriksa pengungsi Gunung Agung. Mereka kaum Marhaen didesa, mereka tidak pernah baca koran atau menonton TV, tapi mereka kenal dengan pemimpinnya. Menjadi pejabat itu hanya bonus perjuangan bukan tujuan. Tetap semangat Ibu Astiti dan Bapak Jaya, kalian adalah contoh hebat orang Bali yang baik hati, tulus dan mulia. “ ungkap Gusti Wedakarna. Orang Hindu Bali punya konsep kesucian yang jelas, dan ini tertuang dalam ajaran Sukla yang sudah dimulai oleh nenek moyang orang Bali. Maka perlu, orang Bali mendapatkan makanan dan kuliner yang suci dan bersih, karena apapun yang tampaknya bersih, tidak semuanya dijamin suci. Iapun berpesan agar umat Hindu di Bali lebih memprioritaskan olahan makanan yang diproduksi oleh semeton Bali, sehingga tingkat kebersihan dan higienitasnya baik. “ Ngiring mulat sarira, bahwa leluhur kita mengajarkan orang Bali untuk ngajeng makanan yang diproses secara suci ( sukla ). Selain membantu dan sayang pada semeton Bali, tiang sangat yakin, jika orang Bali yang memasak makanan pasti akan bersih dan suci. Nike yang sangat penting sekali. “ ungkap Gusti Wedakarna.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *