Categories BudayaHinduSatyagraha

WEDAKARNA APRESIASI PERJUANGAN ( ALM ) INDRA GUNAWAN BANGUN PURA DI PENJARA MEDAN

Satyagraha – Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Meresmikan Kuil Krisna di Medan

SENATOR RI RESMIKAN KUIL KRISNA DI DALAM LP TANJUNG GUSTA

Disela – sela kunjungan resmi Komite III DPD RI di Medan Sumatera Utara, Senator DPD RI asal Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyempatkan diri menemui sejumlah komponen umat Hindu di Medan, salah satunya kunjungan ke Lembaga Permasyarakatan ( LP ) Tanjung Gusta Medan dan Rumah Tahanan Medan. Didampingi oleh pejabat Kementerian Hukum dan HAM RI, Pembimas Hindu Kementerian Agama RI Provinsi Sumatera Utara, Penjabat Bintal Hindu Kodam Bukit Barisan dan petinggi The Hindu Center Of Indonesia, Senator Wedakarna langsung meninjau dua tempat ibadah Hindu berbentuk kuil ( Mandir ) di LP Tanjung Gusta dan di Rutan Medan. Apresiasi atas perjuangan sejumlah tokoh Hindu Medan atas berdirinya kuil ini disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna usai menyerahkan Prasasti Marmer sebagai tanda diresmikannya Kuil Hindu tersebut. “ Saya hadir kedua kalinya ketempat ini. Dan saya bangga dengan ide dan gagasan dari sahabat saya ( alm/swargi) Indra “ kuna “ Gunawan (Mantan Direktur The Hindu Center Of North Sumatera) yang telah mampu mendirikan pura ini dan bersinergi dengan pihak terkait. Dan pada hari ini saya resmikan pura ini, yang diberi nama Kuil Krisna dan semoga umat Hindu di LP Tanjung Gusta ini mendapatkan pengayoman dari negara. Beribadah menurut agama dan kepercayaan adalah hak asasi termasuk dari para narapidana dan tahanan disini. Saya hadir disini sekaligus saya memeriksa kondisi saudara Hindu dan Budha di LP dan di Rutan. “ ungkap Gusti Wedakarna. Iapun berpendapat bahwa kedepan, fasilitas tempat ibadah seperti ini bisa dibangun diseluruh Indonesia, terutama diprovinsi – provinsi yang ada umat Hindunya. Kita akan usulkan pada Menteri Hukum dan HAM RI. “ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam pertemuan itu, ia juga berpesan agar umat Hindu di Medan yang terdiri dari empat suku besar yakni suku Tamil keturunan India, suku Batak Karo, suku Bali dan suku Jawa agar tetap mengedepankan persatuan. “ Kondisi bangsa ini sedang berat dalam menghadapi tantangan dan persaingan global. Belum lagi banyak masalah domestik seperti tantangan gerakan anti Pancasila, gerakan radikalisme serta disintegritasi. Maka dari itu umat Hindu di Sumatera Utara harus bersatu padu ikut membantu Presiden Joko Widodo dalam mensukseskan program Nawa Cita dan visi Tri Sakti Bung Karno. Mari hemat energi dan gunakan energi kita untuk hal hal positif dan membangun. Mari kerja kerja kerja ! “ ungkap Senator Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Senator Arya Wedakarna sebagai tokoh Hindu Indonesia memiliki visi akan kelestarian tradisi lokal untuk memperkaya budaya Hindu Nusantara, salah satunya melestarikan dan membina umat Hindu asli Indonesia seperti Batak Karo. “ Perspektif Umat Hindu Indonesia harus segera dirubah, bahwa Hindu Nusantara bukan saja hanya di Bali atau terdiri dari suku Bali, tapi Hindu Indonesia juga terdiri dari banyak Hindu suku asli seperti Batak Karo misalnya. Ini adalah aset bangsa Indonesia yang luar biasa. Mari kita laksanakan pesan Bung Karno yakni Berkepribadian Di Bidang Kebudayaan. Hindu Indonesia tidak akan berwarna tanpa perbedaan budaya yang berwarna “ ungkap Gusti Wedakarna yang juga merupakan putra dari salah satu pendiri Parisadha Hindu Dharna Indonesia ( PHDI ) Shri Wedastera Suyasa pada 1959. ( Humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *