Categories BudayaHinduSatyagraha

WEDAKARNA MINTA PEMERINTAH PUSAT NAIKKAN ANGGARAN PEMBINAAN HINDU DI INDONESIA

Satyagraha – Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama Pengurus THCI Sumut Yang Sebagian Besar Hindu Bersuku Tamil di Kuil Siwa Medan

PELANTIKAN PENGURUS THE HINDU CENTER OF NORTH SUMATERA

Kecilnya anggaran bagi pembinaan umat Hindu Indonesia melalui APBN khususnya melalui Kementerian Agama RI menjadi sorotan dari anggota DPD RI asal Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini disampaikan disela – sela Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) DPD Bali dengan jajaran Kementerian Agama RI Sumut, PHDI, Ormas Hindu, Organisasi Kepemudaan Hindu, Hindu Center, Penyuluh, Guru Agama dan komponen Hindu Medan baik dari suku Bali, suku Batak Karo, dan suku Tamil India. Apresiasi atas persatuan umat Hindu di Medan disampaikan oleh Senator Wedakarna saat mendengar sejumlah prestasi yang membanggakan, termasuk sudah adanya pembinaan untuk warga Hindu asli Batak Karo. “ Kita harus membuka mata orang Indonesia, dan dunia bahwa kekayaan bangsa Indonesia didalamnya termasuk keberagaman penganut Hindu. Selama ini citra Hindu itu hanya Bali, tapi ini harus diluruskan bahwa di Indonesia terdapat umat Hindu dari berbagai suku dan bukan saja suku Bali tapi ada suku asli lainnya. Termasuk di Sumut ini, bahwa keberadaan Hindu Batak Karo harus bertahan. Sradha dan Bakti umat Hindu harus ditingkatkan, militansi terhadap ajaran suci Weda harus ditingkatkan, karena mustahil membina agama jika mereka tidak kenal dengan Kitab Sucinya. Selain itu saya minta umat Hindu suku Bali dan suku Jawa untuk tidak juga meninggalkan saudara saudara kita umat Hindu suku Tamil dan keturunan dari India. Mereka adalah komunitas Hindu terbesar di Sumut dan tentu harus terus dibina. Salah satunya dengan mengembangkan sekolah – sekolah Hindu termasuk perguruan tinggi agama Hindu. Kita harus manfaatkan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagaman Hindu. “ ungkap Gusti Wedakarna. Iapun akan merekomendasikan kenaikan anggaran untuk pembinaan Hindu di Indonesia kepemerintah pusat termasuk melalui anggaran APBN di Kementerian Agama RI. “ Saya kira wajar jika anggaran agama Hindu itu naik dari tahun ketahun. Logikanya jumlah umat Hindu semakin berkembang dan juga kebutuhan insfrastruktur Hindu semakin diperlukan. Jika anggaran agama lain naik, kenapa anggaran Hindu tidak ? Nanti akan saya sampaikan ke pemerintah pusat. Tapi saya berpesan agar distribusi anggaran yang ada agar disalurkan secara adil. Jangan sampai penerima bantun hanya lembaga yang itu itu saja, selain itu jika ada oknum PNS di Kementerian Agama yang  bertindak melawan hukum khususnya masalah anggaran tentu harus ditindaklanjuti termasuk saya tidak setuju jika anggaran yang didistribusikan ada hal – hal yang tidak patut seperti KKN atau tidak adil. Selain itu kenaikan anggaran untuk pembimas, untuk guru, penyelenggara dan penyuluh sudah pantas ditingkatkan. “ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *