Categories Nasional

WEDAKARNA MINTA PROVINSI LAIN GANDENG BALI SEBAGAI LOKOMOTIF PARIWISATA INDONESIA

DUTA WISATA – Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Hadir Diacara Nasional Duta Wisata Indonesia di Kupang Provinsi NTT

PROV KALTENG SIAP JADI TUAN RUMAH PDWI KE-13 TAHUN 2018

Program 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo mendapatkan dukungan penuh dari Senator DPD RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membuka acara Pemilihan Duta Wisata Indonesia Ke-12 Tahun 2017 yang berlangsung di Kota Kupang Provinsi NTT. Dihadapan delegasi Duta Wisata Indonesia dari seluruh Indonesia, Senator Arya Wedakarna menyampaikan otokritik dari dari strategi promosi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten / Kota dan Provinsi lainnya, yang seakan – akan menganggap Bali sebagai saingan pariwisata didalam negeri, padahal menurutnya, pariwisata Bali justru sangat membantu memudahkan daerah lainnya untuk mempromosikan Indonesia secara umum. “ Banyak pemerintah di Indonesia ini tidak paham bahwa salah satu syarat jika ingin turis itu datang berlimpah adalah provinsi itu harus punya direct flight dari negara asal. Dan selain Jakarta, maka Bali akan menjadi hub ( penghubung ) untuk daerah lain di Indonesia. Jadi seharusnya saat 517 kabupaten / kota dan 33 Provinsi Lainnya, justru harus cerdas menggunakan tagline : Bali dan Beyond. Ini kan dulu pernah sukses saat Bali membantu penyebaran wisatawan ke Labuan Bajo NTT, Raja Ampat Papua, Yogyakarta atau Gili Trawangan NTB dimasa lalu.  Jadi harus kebersatuan dan pikiran positif dari birokrat pariwisata. Saya yakin, saat daerah – daerah di Indonesia berpromosi keluar negeri, para calon user atau turis akan bertanya daerah wisata itu disebelahnya mananya Bali. Mari kita bersatu dan jangan saling bersaing sesama anak bangsa. Justru kompetitor Indonesia itu ya Thailand, Malaysia, Singapura dan negara ASEAN Lainnya.” ungkap Senator Wedakarna. Iapun awalnya berkeberatan dengan penamaan 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, tapi setelah dijelaskan oleh Menteri Pariwisata RI dalam rapat di Senayan dan ada niat mulia dibalik penamaan Bali Baru maka wakil rakyat Provinsi Bali ini pun bisa memahami. “Saya persilahkan bagi daerah di Indonesia untuk memakai tagline Bali sebagai salah satu media promosi, justru kita harus bergotong royong. Kami akan senang sekali jika 10 Bali Baru yakni Borobudur, Bromo Tengger, Kepulau Seribu,  Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan  Morotai. Saya akan bantu pemerintah pusat untuk membantu anggaran dan infrastruktur 10 Provinsi itu. Kedepan harapan kesejahteraan masyarakat kita salah satunya adalah dunia pariwisata. “ungkap Dr. Wedakarna yang juga pendiri dari Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO) ini. Terkait dengan dengan acara PDWI ke-12 Tahun 2017, pihaknya mengapresiasi kesuksesan kegiatan di NTT dan berharap NTT mampu menjadi daerah wisata yang mumpuni. “ Setiap tahun ada 150 ribu turis asing dan 800 ribu turis domestik ke Pulau Komodo lewat Labuan Bajo. Ini sebuah pencapaian yang hebat dan semoga di 2019  tembus hingga 1 juta turis. Sangat tepat jika NTT menjadi tuan rumah duta wisata Indonesia. “ungkap Dr. Arya Wedakarna. Pelaksanaan PDWI ini diselenggarakan setiap tahun yang merupakan kerjasama pemerintah provinsi dengan Yayasan Duta Wisata Indonesia dan ADWINDO dan terpilih sebagai tuan rumah tahun 2018 adalah Provinsi Kalimantan Tengah. Sejumlah duta wisata Indonesia yang berasal dari provinsi provinsi pun berlaga diantaranya Raka Raki Jawa Timur, Teruna Teruni Bali, Mba Mas Jawa Tengah, Dimas Diajeng Yogyakarta, Agam Inong Aceh, Uda Uni Sumatera Barat, Bujang Gadis Jambi, Bujang Dayang Bangka Belitung, Dimas Diajeng DIY, Jawau Bawinyai Kalimantan Tengah, Putra Mahakam Putri Mahakam Kalimantan Timur, Nanang Galuh Kalimantan Selatan, Putra Putri Sulawesi Tengah, Daeng Dara Sulawesi Selatan, Putra Pariwisata Putri Pariwisata Papua. ( Humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *