Categories BudayaHinduNasional

WEDAKARNA BERI SEMANGAT PESERTA FESTIVAL ANAK HINDU DI MUSEUM BALI

Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Di Acara HBRC dan FAHI 2017 di Museum Bali

HINDU BOOKS READERS COMMUNITY AWARD KE – XX TAHUN 2017

Sikap konsisten tokoh Hindu Indonesia, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III dalam membina sejumlah komunitas komunitas Hindu patut dipuji. Setiap tahun, Senator asal Bali ini senatiasa meluangkan waktunya dan berkontribusi untuk menghadiri dua acara besar bernuansa Hindu di Bali yakni Hindu Books Readers Community ( HBRC ) dan Festival Anak Hindu Indonesia ( FAHI ). Hal ini terekam disela sela acara Penyerahan HBRC Award 2017 dan penghargaan Festival Anak Muda Hindu Indonesia di Museum Bali. Dalam sambutannya, Senator RI Arya Wedakarna meminta kepada umat Hindu khususnya kepada orang tua Hindu, agar cermat memilih sekolah berkarakter budaya Bali untuk anak anaknya, mengingat kecintaan generasi muda Bali terhadap dan agama dan budayanya akan sangat berpengaruh pada dimana tempat mereka berpendidikan, termasuk kecintaan dalam mempelajari buku – buku Hindu. “Di Bali banyak sekolah bernuansa budaya Bali dan agama Hindu yang hebat dengan kualitas baik. Contohnya perguruan Saraswati dan sekolah Dwijendra. Ini adalah contoh sekolah yang saya nilai sangat baik baik dalam proses pendidikan maupun infrastruktur. Ini hanya dua contoh dan masih banyak lagi yang lainnya, dan saya minta kepada orang – orang tua agar menyekolahkan putra putrinya kesekolah yang Pancasilais. Ini penting agar pembangunan karakter baik dan wawasan kebangsaan juga terjaga. Jangan sampai salah memilih sekolah. Jika salah pilih, maka alih alih si anak akan mudah meninggalkan  agama Hindu dan tidak lagi mau menjadi krama adat Bali. Lalu jika anak muda Bali sudah tidak mau lagi mempelajari ajaran agama dan leluhurnya, lalu siapa yang kita harapkan menjaga Bali ? Maka dari itu, pendidikan dan Jnana adalah mutlak menjadi perhatian kita, termasuk membaca buku agama Hindu. “ungkap Gusti Wedakarna. Disatu sisi, iapun meminta para peraih HBRC Award baik penulis dan penerbit agar tetap bersemangat dalam reproduksi buku buku Hindu. “Saya paham bisnis buku dan percetakan akan tergerus dengan dunia digital. Niat orang membeli buku semakin rendah, tapi jangan dijadikan alasan untuk menyerah. Tetaplah menjadi pahlawan Hindu dengan menulis buku secara produktif. Disatu sisi pemerintah harus bisa mensubsidi para penulis buku. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Indonesia ini. Adapun peraih HBRC Award 2017 tahun 2017 adalah Prof. Dr. I Wayan Dibia ( Kategori Hindu Books Of The Year ), Drs. Ida Bagus Putu Sudarsana, MBA, MM ( Kategori Buku Agama Hindu Terbaik), I Putu Gede Suyoga ( Kategori Buku Budaya Hindu Terbaik ). Tampak hadir mendampingi Senator DPD RI adalah Pejabat Kementrian Agama Bali A.N I Made Jendra, S.Pd. M. Si, Kementrian Agama Denpasar, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *