Categories BudayaHinduNasional

GUSTI WEDAKARNA PUNIAKAN PATUNG DEWI DANU TERTINGGI KE DESA ADAT SONGAN KINTAMANI

Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Sukmawati Sukarno, I Made Gianyar ( Bupati Bangli ), Bendesa Adat Songan, Perbekel Desa Songan dan Seumlah Kementrian RI Saat Penyerahan Rekor MURI di Songan Kintamani

SUKMAWATI SUKARNO SAKSIKAN REKOR MURI PATUNG  DEWI DANU

Salah satu mahakarya bagi bangsa Indonesia dan Bali khususnya dipersembahkan oleh tokoh muda Bali, Shri I Gusti  Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yakni dengan diserahterimakannya Patung Dewi Danu Tertinggi di Indonesia setinggi 20 Meter yang terletak dipinggir Danau Batur, Desa Songan, Kintamani, Bangli. Setelah dipelaspas saat Purnamaning Kanem silam, dipenghujung tahun yakni 31 Desember 2017 tepatnya bertepatan dengan peringatan tahun ke-8 Tinggalan Dalem Jumenengan Abhiseka Ratu Sri Wilatitkta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX, diresmikanlah Patung Dewi Danu sebagai simbol penghormatan bagi Ida Betari Danu, penguasa amerta Bali.  Istimewanya acara serah terima yang dilaksanakan di Wantilan area Madyaning Mandala Pura Ulun Danu Songan  ini dihadiri oleh putri Bung Karno yakni Ibu Sukmawati Sukarno Putri (Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center / Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme ) disamping jajaran pemerintah pusat yakni Kementrian Pertahanan, Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Kementrian Hukum dan HAM RI, Kodam TNI IX Udayana, Aster TNI Korem Wirasatya, Bupati Bangli, Raja – Raja Nusantara, PHDI, Majelis Desa Pekraman Se-Bali dan ribuan undangan yang hadir memenuhi lokasi peresmian. Apresiasi terhadap kerja dari Shri Gusti Wedakarna disampaikan oleh Sukmawati Sukarno disela – sela acara peresmian. “Patung Dewi Danu ini adalah hulunya kemakmuran di Bali. Saya kaget bagaimana bisa seorang kader muda Sukarnois seperti Arya Wedakarna mampu mewujudkan salah satu hal yang revolusioner ini. Kintamani dan Danau Baturnya adalah salah satu sumber inspirasi Bung Karno disela sela Bung Karno membangun Istana Kepresidenan Tampaksiring.  Bung Karno juga mengejawantahkan konsep Berdikari Ekonomi terinspirasi dari peran Ibu Dewi Sri Laksmi, makanya nama Tri Sakti diambil dari bahasa Sansekerta. Atas nama pribadi dan keluarga besar Bung Karno, Ibu ucapkan terimakasih atas jasa dari Arya Wedakarna telah mewujudkan hal ini tanpa menggunakan dana APBD dan APBN dan saya akan lapor ke Presiden Joko Widodo akan berita baik ini untuk mendapat perhatian “ungkap Sukmawati Sukarno. Terkait dengan hal ini, Gusti Wedakarna memiliki misi mulia dibalik pembangunan Patung ini yakni untuk menegakkan Bali sebagai pusat agama Hindu terbesar didunia. “Bali harus terus membangun simbol simbol Dewata jika ingin Hindu eksis. Jutaan orang datang ke Bali untuk menyaksikan vibrasi kesucian Bali yang dilahirkan oleh umat Hindu. Dan kita bangun Patung Dewi Danu karena Ibu Dewi Danu adalah hulu dari semua kehidupan di Bali. Jika Hulunya sudah didirikan maka amerta akan mengalir. Ini kewajiban saya sebagai Ksatria Dalem untuk menjaga Bhisama Catur Danu. Secara internasional Patung Dewi Danu ini bisa disebut dengan Dewi Gangga atau Dewi Kwam Im. Silahkan saja, maknanya sama, penghormatan untuk Ibu Semesta. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia.  Selain seremoni serah terima, ribuan undangan juga disambut oleh tari Bali persembahan Sanggar Widara Gemulung, serta tedunnya Tari Bedoyo Segoro Kidul gagasan Shri Gusti Wedakarna yang menambah suasana sakral upacara peresmian disamping penyerahan Rekor MURI untuk Patung Dewi Danu Tertinggi di Indonesia. “Rekor MURI ini diserahkan kepada penggagas Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, juga kepada Bendesa Adat Songan sebagai pendukung dan I Gede Wibawa asal Penyaringan Jembrana sebagai Maestro Patung. Lagi lagi Simbol Hindu bisa masuk Rekor MURI dan sangat membanggakan. Dan tentu terlepas dari urusan sekala, kita percaya jika ada restu dari Ibu Dewi Danu yang diberikan kepada siapapun yang terlibat dalam mahakarya ini. Semoga Bali dimuliakan dengan kemakmuran karena Ida Betari sampun melinggih dan dibuatkan tempat yang luar biasa. “ungkap I Made Adi Suryawan, SE ( Ketua Panitia ). Dalam catatan MURI, Gusti Wedakarna telah mendapatkan 7 (tujuh) penghargaan MURI yakni Rekor Patung Ganesha Tertinggi di Lovina, Rekor Kitab Suci Bhagawad Gita Terbesar di Nusa Dua, Rekor Acara Yoga Dengan Peserta Terbanyak di Indonesia, Rekor Doktor Temuda Di Indonesia, Rekor Rektor Termuda Di Indonesia, Rekor Pimpinan Lembaga Sosial Masyarakat Terbanyak Di Indonesia dan kini diganjar Rekor Patung Dewi Danu Tertinggi di Indonesia. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *