Categories BudayaNasional

SUKMAWATI TUNJUK “AWK” PIMPIN PEMENANGAN FRONT MARHAENIS UNTUK JOKOWI 2 PERIODE

KNPI – Senator RI Arya Wedakarna Saat Hadir bersama Udztad NH ( Tokoh NU), Udztad Mustafa ( Tokoh Islam ), Pendeta Budha IKG Karyana Govinda, Sag, MPd, CPs ( Walubi ), Bapak Beny  ( Tokoh Katolik ), Jro Dalang Roby ( Tokoh Hindu ) di Acara KNPI Bali

WEDAKARNA SIAP BANGKITKAN GERAKAN TAMENG MARHAEN

Putri Bung Karno yang juga Ketua DPP PNI Marhaenisme yakni Sukmawati Sukarno memberikan amanat kepada Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III untuk memimpin Tim Pemenangan Front Marhaenis Untuk Jokowi 2 Periode. Amanat ini disampaikan disela sela kunjungan Sukmawati Sukarno di Bali saat berkunjung ke Tampaksiring Gianyar. Menurut Sukmawati bahwa sosok Arya Wedakarna (AWK) adalah orang yang tepat untuk menggalang kekuatan agar suara kemenangan Joko Widodo di Bali bisa dipertahankan di Pemilu 2019. “Saya sudah perintahkan AWK agar pimpin pemenangan Jokowi di bali khusunya dari gerbong Front Marhaenis. Kaum nasionalis  Indonesia  berkepentingan agar memilih Pemimpin Indonesia yang sigap membela Pancasila khususnya juga membela kaum minoritas. Dan sudah banyak kebijakan dipemerintahan Joko Widodo yang sudah memenuhi keinginan kaum nasionalis, khususnya dengan dibubarkannnya HTI oleh pemerintah di samping goalnya UU Ormas yang akan menjadi pintu masuk pemberantasan gerakan radikal. Dan untuk menjaga Pancasila, maka Bali harus menunjukkan loyalitasnya pada Jokowi, salah satunya pertahankan suara 72% kemenangan Jokowi di Pemilu nanti, bahkan kalau bisa lebih banyak suaranya. Kaum Nasionalis harus bersatu padu. Bali harus bebas dari gerakan Radikalisme dan jangan sampai kejadian Bom Bali I dan II terjadi lagi. Semua komponen di Bali harus bersatu, apapun suku dan agamanya, mari selamatkan Bali dari gerakan gerakan sontoloyo. Nanti saya akan bicara dengan Presiden, Panglima TNI dan Kapolri agar mereka memberi perhatian lebih terhadap Bali dalam urusan memberangus ideologi anti Pancasila”. Ungkap Sukmawati Sukarno yang merupakan adik kandung dari Presiden ke-5 RI, Megawati Sukarno Putri. Disamping itu AWK yang juga Senator DPD RI saat ditemui usai acara Refleksi Akhir Tahun KNPI Bali menegaskan bahwa menjaga stabilitas Bali adalah yang utama, terutama dari sisi keamanan dan stabilitas politik terutama menghadapi tahun Pemilu 2018 – 2019. “Saya kira gerakan Jokowi Dua Periode harus segera dimulai. Kita menginginkan Jokowi memimpin bangsa ini untuk kedua kalinya, agar bisa menyelesaikan pembangunan semesta berencana dan revolusi yang belum selesai. Kita harus melawan berita hoax. Isu SARA yang dijadikan alat kempanye hitam serta mewaspadai isu isu yang ingin menjatuhkan Presiden Joko Widodo. Saya kira kantong –kantong Bali diseluruh Indonesia sudah satu jalur untuk mendukung Jokowi. Di Indonesia ada lebih dari 6 Juta suara orang Bali dan itu akan kita gerakkan. Belum lagi kantong – kantong umat Siwa Budha komunitas Penghayat Kepercayaan dan juga elemen nasionalis. Semua harus bergerak, dan Bali akan menjadi barometer kesuksesan Joko Widodo. Secara politik, gerbong PNI Marhaenisme solid mendukung Nawa Cita Jokowi. Kita mulai segera Januari 2018 ini untuk meyakinkan pemilih di  Bali untuk dukung Joko Widodo di Pemilu 2019. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga Ketua DPP PNI Marhaenisme di Jakarta ini. Adapun rancangan kerja Front Marhaenis Jokowi 2 Periode dalam waktu dekat akan mendeklarasikan organisasi Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM ) di 9 Kabupaten/Kota, membangkitkan Gerakan wanita Marhaenis ( GWM ), dan juga Gerakan Tameng Marhaen ( GASTAM )  diseluruh Bali serta bersinergi dengan PDI Perjuangan dan parpol pendukung Joko Widodo untuk pemenangan Jokowi di Pemilu 2019.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *