Categories Nasional

SHRI WEDAKARNA MINTA BONUS DEMOGRAFI 2019 WASPADAI ISU SARA SERANG JOKO WIDODO

Sukmawati Sukarno Putri, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Ibnu Prakoso  Bersama Zulkifli Hasan ( Ketua Umum PAN ) di Rumah Dinas Ketua MPR RI di Jakarta

KIAT FRONT MARHAEN UNTUK PEMENANGAN JOKOWI DUA PERIODE

Perjuangan dari Tim Pemenangan Joko Widodo dari gerbong Front Marhaenis mulai digulirkan awal 2018, tujuannya tidak main main yakni mendukung Presiden Joko Widodo untuk menang di Pemilu 2019 demi melanjutkan program Tri Sakti Marhaenisme dan  Revolusi Mental. Keseriusan ini disampaikan oleh Ketua DPP PNI Marhaenisme, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di Jakarta, kepentingan untuk mempertahankan kepemimpinan Presiden Joko Widodo agar mengawal pembangunan Indonesia khususnya pembangunan kaum minoritas selalu diingatkan selalu diingatkan oleh Shri Arya Wedakarna, mengingat selama periode pertama Jokowi, sudah dinilai memberi kenyamanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sudah banyak contoh program Jokowi dalam hal perhatian minoritas dibuktikan dengan nyata, misalkan bagaimana peran aktif pemerintah untuk menggolkan Perppu Ormas untuk menjadi UU, ini sangat membantu mengurangi gerakan radikalisme berkedok agama di Indonesia. Begitu juga kenaikan anggaran dikementrian agama sejak 2014 untuk  pembinaan agama minoritas sudah menjadi bukti perhatian dalam bidang pembinaan agama, selain itu sikap pemerintah pusat melalui Kemendagri yang memberikan sinyal positif terhadap keputusan MK untuk memberikan kesempatan pada warga Negara yang menganut agama lokal ( penghayat Kepercayaan ) untuk dicantumkan dikolom KTP juga patut diapresiasi. Begitu juga perayaan Natal sejak 2014 berjalan aman di Indonesia dari isu sweeping dan isu SARA ini semua indikasi bahwa minoritas semakin diperhatikan Kini PR yang perlu diwaspadai adanya isu – isu hoax terkait dengan PKI, SARA, Utang Pemerintah dan kini LGBT yang kita kira digunakan memfitnah pemerintah Joko Widodo. Kita dari Front Marhaen dan PNI siap untuk membentengi Presiden Joko Widodo. Kita berkepentingan, isu SARA di Pilkada Jakarta lalu tidak terulang di Pilkada 2018 di seluruh Indonesia. Kita ingin demokrasi di bangun dengan penilaian kinerja bukan berdasarkan isu – isu hoax. Kita all out untuk memenangkan Joko Widodo. “ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD RI asal Bali ini. Hal senada diungkap oleh Sukmawati Sukarno Putri ( Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme ) yang mempercayai bahwa anak anak muda yang menjadi segmentasi pemilih terbesar di Pemilu 2019 akan lebih banyak mendengar tokoh pemimpin muda. “Kenapa saya Percaya Arya Wedakarna mampu memimpin Tim Pemenangan Front Marhaen untuk Jokowi Dua Periode? Karena Arya Wedakarna sudah menjadi tokoh muda nasional. Pemikirannya akan sangat mempengaruhi sebagian anak anak muda bangsa. Saudara AWK di kenal sebagai seorang Pancasilais sejati dan pendukung militant Joko Widodo, dan untuk memenangkan Jokowi dua periode diperlukan cara yang simpatik, dan di Pemilu 2019 adalah pemilu anak muda, karena 50 persen pemilih diusia produktif dibawah 30 tahun. Jadi ini strategi PNI untuk menggaet lebih banyak suara anak muda untuk mendukung Joko Widodo. kita doakan, agar Presiden Jokowi bisa sehat dan selamat untuk memimpin bangsa besar ini hingga 2024. Dari pengamatan ibu, Untuk Mengamankan Revolusi Yang Belum Selesai. “ungkap Sukmawati Sukarno yang Putri bungsu Presiden Sukarno dan Fatmawati ini. Selain berkomunikasi dengan Ketua- Ketua Umum Partai di Indonesia, Tim Pemenangan Jokowi Dua Periode dari unsur Front Marhaen ini juga mengagendakan sejumlah program sinergi dengan pemerintah pusat dan kegiatan diseluruh provinsi di Indonesia. “Kita tidak punya waktu banyak. Pendukung Jokowi jangan terlena dengan Survey yang menyatakan tingkat kepuasan publik untuk Jokowi yang sudah diatas 60%, semua persepsi itu bisa hancur jika tidak  dijaga, terutama jika ada serangan SARA. Lihat kasus Ahok di Jakarta, kita menyayangkan sekali. Intinya jaga Soliditas dan gunakan Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa. “ungkap Sukmawati yang juga Pembina The Sukarno Center Tampaksiring Bali ini. (humas)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *