Categories HinduSatyagraha

SHRI ARYA WEDAKARNA TURUNKAN REKOMENDASI DUKUNG STATUS DESA WISATA UNTUK DESA CATUR

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Saat Kunker MPR RI Di Desa Catur Kintamani Bangli

SEKAA TERUNA NEKAT UNDANG SENATOR HANYA LEWAT INSTAGRAM          

Siapa bilang mengundang seorang pejabat negara selevel Senator DPD RI sulit ? Setidaknya ini dibuktikan di Desa Catur Kintamani Bangli. Hanya dengan satu pesan pendek ( Direct Message ) di Instagram @aryawedakarna yang dikirimkan oleh seorang pemuda di Sekaa Teruna Teruni, langsung membuat Senator RI kebanggaan Bali ini turun langsung. Tentu saja, kehadiran sosok kharismatik ini disambut dengan gegap gempita oleh krama Desa Catur. Hal ini terekam saat kehadiran Senator Shri Arya Wedakarna yang hadir dengan persiapan singkat, tapi disambut hangat oleh ratusan masyarakat didesa, tampak hadir Pejabat Camat Kintamani, Perbekel Desa Catur,Bendesa Adat, Tim PKK, STT, Paguyuban Pemangku serta unsur – unsur desa. Adapun kehadiran Shri Arya Wedakarna selain meninjau Lapangan Voli milik desa sebagaimana permintaan STT,  juga meninjau Pura Bukit Sari serta menyerahkan bantuan Patung Dewi Saraswati kepada TK milik Desa Catur. “Saya hadir disini untuk membuktikan bahwa mengundang seorang pejabat negara tidak sesulit yang dibayangkan. Dan yang penting anak muda di Desa berani berkomunikasi dengan pemimpinnya, berani menyampaikan aspirasi dan berani juga mengundang. Saya ingin anak – anak muda di Bali menjadi kader kader Pancasilais yang berani membela tanah airnya. Ini harus dimulai dulu dengan karakter yang superior dan percaya diri.  Saya salut, ada anak muda bernama Komang Yudana yang berani mengundang saya. Jika si anak ini tidak punya karakter revolusioner, maka ia tidak akan berani nekat mengundang Senator. Saya senang dengan perubahan sikap ini.  Mohon orang tua di Desa, lahirkan anak anak muda yang kritis, jangan patahkan semangat anak – anak muda, jangan musuhi jika ada anak muda yang kritis, siapa lagi yang kita bisa percaya selain anak muda. Beri mereka kebebasan berorganisasi di STT dan Karang Taruna , orang tua cukup mengamati saja. Ini saya pesankan, karena kedaulatan budaya Bali yang berkepribadian Hindu, hanya bisa dipertahankan oleh anak anak muda adat.” ungkap Shri Arya Wedakarna. Selama di Desa Catur, Shri Arya Wedakarna merasa takjub dengan landscape desa dan juga potensi desa dibidang agroculture dan pariwisata terlebih kawasan Desa Catur masih steril dari serbuan pendatang dan investasi luar, dan ini merupakan kekuatan desa untuk masa depan. “Lihat saja nanti, kalau kita sudah bisa kembangkan Geopark Kaldera Gunung Batur dan Danau Batur, kita lihat bahwa pembangunan Bangli akan meledak hebat. Bangli akan menjadi daerah kaya di Bali, tapi itu nanti, saat infrastruktur sudah lengkap, SDM Bangli sudah pintar dan juga ada pemimpin Bangli yang cocok dengan aura alam, baru Ida Sesuhunan akan mengijinkan Bangli maju. Sekarang tugas saya sebagai wakil semeton dipusat untuk menata, bersama Presiden Joko Widodo berjuang agar pembangunan infrastruktur bisa maju, agar Pancasila ajeg dan Indonesia bebas dari urusan politik SARA dan radikalisme kaum sontoloyo. Sabar manten, kita akan dorong pembangunan Bangli lebih maksimal, semua sudah ada dimeja wakil rakyat di Senayan.”ungkap Shri Arya Wedakarna yang akrab disebut AWK. Terkait dengan ketahanan desa, Shri Arya Wedakarna minta agar seluruh rakyat di Desa Catur untuk memperhatikan ketahanan ekonomi agar Desa Catur menjadi berdaulat. “Pesan saya, kurangi upacara adat yang berlebihan dan agar diefisienkan, stop penjualan tanah kepada pihak diluar desa, jangan sampai ada minimarket yang akan membunuh ekonomi orang lokal, bangkitkan militansi terhadap agama Hindu sesuai dengan dresta leluhur, stop merenovasi pura yang tidak perlu,  sekolahkan anak anak muda kejenjang sampai sarjana dan kuatkan dana LPD Desa. Jengah lan Metangi mangkin. Salah satunya dengan menata ekonomi kreatif, nanti saya keluarkan rekomendasi resmi agar status Desa Wisata untuk Catur segera turun termasuk anggarannya. Pokoknya orang Bali harus bersatu, karena musuh orang Bali sudah jelas didepan mata. Metangi metangi metangi.”ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga Ketua Tim Pemenangan Jokowi 2 Periode dari Front Marhaen. ( humas )

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *