Categories Internasional

SHRI ARYA WEDAKARNA BAHAS SISTER CITY HINGGA DUKUNG KE RUSIA BERANTAS TERORIS

Internasional – Duta Besar Perdamaian OPF – PBB Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna  MWS III Bersama Madame Veronica Novoselteva di Kedubes Rusia

SENATOR RI DUKUNG SLOT KEMENHUB DIRECT FLIGHT RUSIA BALI

Tokoh muda Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menunjukkan kelasnya sebagai salah satu wakil rakyat asal Bali. Ini ditandai dengan meluasnya jaringan yang dimiliki oleh Senator RI Termuda asal Bali ini. Sejumlah komunikasi politik antara parlementarian Bali dengan diplomat asing, selalu digerakkan oleh Shri Arya Wedakarna dengan tujuan sederhana yakni melanjutkan kehebatan sejarah para founding father Indonesia dengan pimpinan Negara sahabat. Hal ini terekam dalam pertemuan antar Shri Arya Wedakarna dengan Madame Vironica Nuvoselteva, Phd di Kedutaan Besar Rusia. Sejumlah hal ini dibahas terkait dengan kerjasama Indonesia dan Rusia termasuk Senator Arya Wedakarna memberikan pandangan – pandangannya terhadap kebijakan Presiden RI Vladimir Putin. “Rusia atau dulunya Uni Soviet adalah Negara besar. Dalam sejarah Indonesia hubungan Bung Karno dengan Pemimpin Rusia Nikiti Kruschev sangat dekat. Walau Negara komunis di zaman itu, tapi ada dua simbol Indonesia yang dibantu oleh Negara Komunis  Uni Soviet dan China yakni Gelora Bung Karno dan Gedung MPR RI ( Canefo ). Begitu juga dalam hubungan politik internasional Rusia dan Indonesia saling mendukung dalam urusan kedaulatan. Kini saatnya generasi muda Sukarnois untuk melanjutkan hubungan baik antara Indonesia dan Rusia disegala bidang, apakah itu bidang politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, militer bahkan juga sinergi untuk memerangi kontra terorisme. Jujur secara pribadi, saya adalah pengagum Vladimir Putin. Bagi saya, Putin adalah Sukarno Masa kini yang menerapkan kepemimpinan Demokrasi Terpimpin.  Rusia tidak akan kuat tanpa Putin, begitu juga Indonesia tidak akan jadi seperti sekarang tanpa legacy Bung Karno. “ungkap Shri Arya Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Shri Arya Wedakarna juga membicarakan kemungkinan ditingkatkannya kuota pendidikan luar negeri khususnya di Rusia bagi sejumlah generasi muda Bali disamping membicarakan tentang hubungan ekonomi dan pariwisata Bali Rusia. “Salah satu isu yang akan di dorong oleh DPD Bali adalah menyetujui keinginan Rusia untuk adanya penerbangan langsung ( Direct Flight ) Rusia Bali secepatnya. Saya suka dengan Turis Rusia karena mereka ada turis berkualitas. Turis Rusia mencintai budaya Bali, senang datang ke Pura Hindu dan selalu memberdayakan ekonomi orang Bali. Jadi turis Rusia sangat diharapkan semakin meningkat karena karakternya jelas. Saya akan sampaikan rekomendasi tertulis ke Menteri Perhubungan RI terkait slot Rusia – Bali dan sebaliknya. “ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga President The Sukarno Center. Terkait dengan Sister City yang nantinya berguna untuk meningkatkan hubungan antara Bali dan Rusia. “Saya akan ajukan Bangli atau Klungkung agar bisa menjadi Sister City Bali – Rusia. Banyak kemiripan dari potensi alam dengan sejumlah kota di Rusia dan kita harap bisa terealisasi segera, dan tentu peran pemerintahan daerah juga sangat penting. Saya akan bawa Bali lebih dekat dengan Rusia agar kedepan anak Muda Bali lebih berkembang dan menjadi lebih hebat dalam hal internasional. “ungkap Senator Wedakarna. Selain membicarakan hal pendidikan, pariwisata dan juga politik. Senator RI juga memberikan pandangan terkait dukungan Bali agar Rusia ikut serta meberantas Terorisme Global. “Memerangi Terorisme berkedok agama harus menggunakan kekuatan besar. Salah satu kekuatan besar itu adalah Rusia dengan kemampuan militernya salah satu terbaik didunia. Jadi kalau mau Indonesia dan Bali aman dari paham dan jaringan teroris dan radikalis maka akarnya terorisme yang ada di Timur Tengah harus dihancurkan. Terlepas dari masalah Suriah, sikap saya mendorong Rusia bantu memerangi Terorisme Global. Bali tidak boleh sendiri berjuang karena Bali jadi Korban Bom Bali I dan Bom Bali II. “ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF PBB

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *